BENAZIR Bhutto adalah wanita pertama yang memimpin negara Muslim, Pakistan. Ketika hendak menyalonkan diri sebagai presiden, Bhutto tewas dengan serangan bunuh diri.
https://www.youtube.com/watch?v=t9ZDal58ryM
Bagaimana perjalanan hidupnya?Â
Bhutto lahir di Karachi, Pakistan Tenggara pada 21 Juni 1953. Ia adalah putri sulung dari pendiri Partai Rakyat Pakistan (PPP) dan Perdana Menteri Zulfikar Ali Bhutto. Sebagai putri sulung Zulfikar Ali Bhutto, ia memang sudah akrab di dunia politik mungkin sejak kecil.
Setelah menyelesaikan pendidikan awalnya di Pakistan, ia melanjutkan pendidikan tingginya di Amerika Serikat. Dari 1969 hingga 1973, dia kuliah di Radcliffe College, dan kemudian Universitas Harvard dengan mengambil studi tentang pemerintahan.
Baca Juga:27 Desember 537 Hagia Sophia Selesai DibangunHari Kemerdekaan Indonesia versi Belanda Tahun 1949
Setelah itu ia hijrah ke Inggris untuk belajar di Oxford dari 1973 sampai 1977. Di sana, ia menyelesaikan kursus Hukum dan Diplomasi Internasional.
Seperti dikutip History, Bhutto kembali ke Pakistan pada tahun 1977, dan ditempatkan sebagai tahanan rumah setelah kudeta militer yang dipimpin oleh Jenderal Mohammad Zia ul-Haq menggulingkan pemerintahan ayahnya. Setahun memimpin, Zia menghukum ayahnya Bhutto atas tuduhan membiarkan pembunuhan lawan. Setelah itu, Bhutto kemudian mewarisi kepemimpinan ayahnya di PPP.
Banyak tragedi yang ia alami selama memimpin PPP pada 1980-an. Salah satunya adalah insiden terbunuhnya saudara laki-laki Bhutto, Shahnawaz di apartemennya di Riviera pada 1980. Keluarga berkeras Shahnawaz tewas diracun, tapi tak ada tuduhan yang diajukan.
Ia kemudian pindah ke Inggris pada 1984, menjadi pemimpin eksil PPP di London. Bhutto kembali ke Pakistan pada 10 April 1986 untuk mengikuti pemilu.
Setahun berikutnya ia menikah dengan seorang juragan tanah, Asif Ali Zardari di Karachi. Pasangan itu punya tiga anak: Bilawal, Bakhtawar, dan Aseefa.
Kediktatoran Zia ul-Haq berakhir ketika dia tewas dalam kecelakaan pesawat pada tahun 1988. Dan Bhutto terpilih sebagai perdana menteri hampir tiga bulan setelah melahirkan anak pertamanya.
Bhutto menjadi perdana menteri wanita pertama di negara Muslim pada 1 Desember 1988. Namun ia dikalahkan pada pemilihan tahun 1990 karena beberapa tuduhan pelanggaran selama menjabat.
