Ia tumbuh menjadi remaja aktif. Mulai dari bermain hoki, paduan suara, klub drama, sampai kerap berkemah di musim panas. Satu-satunya hal yang membuatnya terganggu adalah ketika banyaknya wartawan yang ingin mengetahui kabar terbaru tentangnya.
“Saya benar-benar harus turun tangan karena kru kamera ingin datang ke pesta dansa dengan saya dan saya berkata tidak, mereka tidak bisa datang ke pesta dansa tetapi mereka dapat mengambil foto saya sedang bersiap-siap. Saya sangat vokal tentang menjaga privasi saya,” kata Elizabeth pada sebuah wawancara di 2019.
Terkadang, Elizabeth harus bolos sekolah untuk menghadiri konferensi infertilitas di seluruh dunia. “Saya pergi ke konferensi ketika saya masih di sekolah menengah untuk berbicara,” kata dia.
Baca Juga:Menumpang Dakota, Bung Karno Kembali ke JakartaBenazir Bhutto, Perempuan Pertama Memimpin Negara Muslim Tewas Dibunuh
Saking sering bepergian, tak jarang teman-teman Elizabeth menganggapnya sering berlibur. “Tapi saya baru saja keluar dari sekolah. Untuk anak-anak yang mengenal saya di sekitar sini, mereka tidak tahu. Mereka pasti mengira saya sedang dalam perjalanan atau berlibur,” tambahnya.
Setelah lulus sekolah menengah, Elizabeth bersekolah di Simmons College di Boston di mana dia mengambil jurusan jurnalisme. Selama tahun keduanya di perguruan tinggi, dia magang di Boston Globe.
Dia kemudian belajar di Poynter Institute for Journalism di St. Petersburg, Florida, selama setahun, menjadi jurnalis di Maine, menikah dan kemudian kembali ke Boston Globe. Saat berada di Boston Globe dan menantikan anak pertamanya, Elizabeth menyadari bahwa peristiwa tersebut kemungkinan besar akan menjadi berita besar, yaitu anak yang lahir dari bayi tabung pertama di AS.
“Saya memberi tahu Globe,’Saya tahu ini akan menjadi sebuah cerita. Tapi saya seorang penulis dan saya akan menulisnya sendiri,” kata Elizabeth.
“Editor saya sangat sabar dan membiarkan saya melakukan itu. Saya semacam mengontrol cara informasi keluar, jadi orang tidak tahu saya hamil sampai saya menulis cerita tentang kehamilan saya,” tutupnya. (*)
