Mencari Terang Petengnya Sultan Matangaji (Tamat)

COLLECTIE TROPENMUSEUM De kraton Kasepuhan Cheribon TMnr 60005178
Kraton Kasepuhan Tahun 1920 (Tropenmusuem)
0 Komentar

Nurhata. 2012. “Babad Darmayu: Catatan Perlawanan Masyarakat Indramayu terhadap Kolonialisme pada Awal Abad ke-19.” Manuskripta. No. 1, Vol. 2, 2012 (139-162).

Prawiradiredja, Mohammed Sugianto. 2005. Cirebon-Falsafah, Tradisi, dan Adat Budaya. Jakarta: Perum Percetakan Negara RI PNRI.

Ruhalia. 2003. Babad Darmayu: Suntingan Teks dan Analisis Isi. Jakarta: PNRI.

Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, Volume (8), Issue (2), Desember 2020

Tjahjono, Budi. tt. “Obyek Wisata Situs Peninggalan Sejarah sebagai Karya Arsitektur: Kasus Telaah Taman Gua Sunyaragi.”

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Baca Juga:Mencari Terang Petengnya Sultan Matangaji (Bagian Ketujuh)Cerita Ki Buyut Nuralim Ketika Pindahkan Batu Banteng

van der Chijs, J. A.1896. Nederlansch-Indisch Plakaatboek 1602-1811. Vijftiende Deel (1808-1809). Batavia/’s Hage: Landsdrukkerij/M. Nijhoff.

Zaedin, Muhamad Mukhtar. 2019. Sejarah Rante: Martabat Tembung Wali. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Zaedin, Muhamad Mukhtar dan Sutarahardja, Ki Tarka. 2019. Babad Dermayu. Perpustakaan Nasional RI.

Sumber Naskah

Naskah Babad Darmayu, koleksi Dalang Ahmadi.Naskah Sedjarah Wiralodra Darmayu, koleksi Rafan HasyimNaskah Carang Satus, koleksi Keraton Kasepuhan.Naskah Pepakam Jaksa Pepitu, koleksi Keraton Kacirebonan.Naskah Tarekat Qadiriyah Wanaqsabandiyah (TQN), koleksi Ki Masta.

0 Komentar