CARUBAN NAGARI-Gedung Capitol Washington di Amerika Serikat tak hanya jadi tempat inagurasi Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-46, tetapi juga memiliki catatan sejarah yang berarti bagi masyarakat Amerika Serikat itu sendiri.
Baca: Karma, Media dan Warganet Tiongkok Ejek Kerusuhan di Capitol Hill
Di sanalah, Presiden Joe Biden akan menabuh sendiri drumnya, yang artinya akan mengubah tradisi inagurasi selama 231 tahun ini. Selama itu, banyak sejarah dan tradisi yang diciptakan.
Baca Juga:Karma, Media dan Warganet Tiongkok Ejek Kerusuhan di Capitol HillUndang Perhatian Hak-Hak Wanita Brasil, Ini Sosok Dibalik Patung Vagina Beton Raksasa
Pada 18 September 1793, George Washington meletakkan batu pertama Gedung Capitol Amerika Serikat sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung tersebut. Gedung berkubah itu digunakan sebagai Kantor Kongres AS yang terletak di Washington D.C., tepatnya di puncak Capitol Hill.
Bangunan itu membutuhkan waktu hampir satu abad untuk menyelesaikannya, karena arsitek yang terus berganti-ganti. Capitol, yang dikunjungi 3 juta hingga 5 juta orang setiap tahun, memiliki 540 kamar dan meliputi area tanah seluas sekitar empat hektar.
Saat ini, gedung yang merupakan bagian dari Capitol Complex tersebut menjadi salah satu ikon terkenal dan menjadi koleksi seni Amerika dengan kubah besi dan patung kebebasannya, seperti , seperti dikutip dari history.com, Kamis (7/1), berjudul George Washington lays the Capitol cornerstone.
https://www.youtube.com/watch?v=jUeLn6OTrzc
Gedung ini sudah menjadi saksi pelantikan presiden AS mulai dari pelantik Presiden AS ke-3, Thomas Jeferson, yang juga merupakan presiden pertama yang dilantik usai peresmian Wahington D.C. sebagai ibu kota, hingga Presiden AS ke-45 Donald Trump.
Pada 1791, George Washington memilih tempat yang akan menjadi Ibu kota AS, yaitu dari tanah yang disediakan oleh Maryland. Setelah itu, Washington memilih tiga komisaris untuk mengawasi perkembangan ibu kota dan memilih insinyur Prancis, Pierre Charles L’Enfant untuk merancang desain tersebut. Namun, L’Enfant bentrok dengan 2 komisaris lainnya dan dipecat pada 1792.
Setelah ibu kota dibangun, sebuah kompetisi desain kemudian diadakan, yang dimenangkan seorang Skotlandia bernama William Thornton dengan idenya untuk gedung Capitol. Pada September 1793, Washington pun meletakkan batu pertama Capitol dan konstruksi panjang, yang melibatkan sederet manajer proyek dan arsitek pun berlangsung.
