Dari Kedalaman 23 Meter di Permukaan Laut, Ini Sejumlah Barang yang Ditemukan Kopaska

00 lokasi
Sejumlah Barang yang Ditemukan Kopaska.
0 Komentar

CARUBAN NAGARI- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kepala Basarnas Bagus Puruhito, Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjanto, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo, dan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, menyampaikan progres temuan bagian pesawat Sriwijaya SJ 182 oleh tim gabungan di lapangan.

https://twitter.com/KANSAR_JKT/status/1348094781914714113?s=20

Hal tersebut disampaikan Menhub, di atas Kapal KRI John Lie milik TNI, yang menuju lokasi ditemukannya bagian dari pesawat.

“Hari ini, ada suatu kemajuan. Ini menunjukkan kinerja semua pihak di lapangan berjalan dengan baik. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, agar proses pencarian ini bisa berjalan dengan baik,” jelas menteri yang akrab disapa BKS.

Baca Juga:Usianya Lebih dari 26 Tahun, Sriwijaya Layak Terbang?Guru SMK asal Tegal Status WhatsApp Terakhirnya Viral, Panca Widia Nursanti: Koq Belum Boarding Sih

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Kapal Rigel milik TNI bersama tim gabungan yang diterjunkan melakukan pencarian telah menemukan sinyal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Tim penyelam dari tim Kopaska juga sudah melakukan penyelaman, dan menemukan beberapa bagian pesawat. Seperti pecahan pesawat, life vest, warna bagian pesawat, bagian registrasi pesawat dan sejumlah temuan lainnya.

Barang-barang tersebut ditemukan dari kedalaman sekitar 23 meter di bawah permukaan laut.

“Kami mendapatkan laporan dari tim penyelam bahwa visibility di dalam air baik dan jelas. Sehingga, memungkinkan ditemukannya sejumlah bagian dari pesawat. Mudah-mudahan, sampai sore ini, kondisi arus dan pandangan di bawah laut masih bagus. Dan kita pun bisa melanjutkan upaya pencarian,” papar BKS.

“Kami yakin, disitulah titik yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya pesawat. Mudah-mudahan bisa kita kembangkan dengan lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Bagus Puruhito menyampaikan, sampai saat ini, pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan. Dibantu sejumlah pihak terkait lainnya seperti dari TNI, POLRI, KPLP Ditjen Perhubungan Laut, dan instansi terkait lainnya.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, KNKT sudah menerjunkan tim menuju ke lokasi dengan menggunakan Kapal Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi bentuk atau objek di bawah permukaan laut.

0 Komentar