CARUBANNAGARI-Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin COVID-19 dalam program vaksinasi nasional yang dimulai hari ini.
Proses penyuntikan vaksin ini, disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 13 Januari.
Sebelum dilakukan penyuntikan, presiden diharuskan menjalani sejumlah tahapan medis, di antaranya adalah screening kondisi kesehatan.
Baca Juga:Kasus Suap Proyek di Lingkungan Pemkab Indramayu, KPK Panggil Ketua DPRD, SaefudinUji Klinis Vaksin Sinovac di Brasil Efikasi Hanya 50,4 Persen, Epidemiolog: Herd Immunity Hanya Ilusi
Dalam wawancara itu, petugas medis menanyakan beberapa hal. Berikut adalah petikan dialog proses screening kesehatan Presiden Joko Widodo sebelum penyuntikan vaksin COVID-19
https://youtu.be/RNzzege1VdQ
Petugas medis: Pertama periksa tekanan darah dulu ya pak
Presiden Jokowi: Silakan.. Kalau tekanan darahnya tinggi memang ada yang tidak diperbolehkan ya?
Petugas medis: Iya kalau tekanan darahnya di atas 140 maka tidak dianjurkan untuk pemberian vaksin… Sambil menunggu tensi darah saya ukur suhu tubuhnya ya pak.
Presiden Jokowi: Iya silakan
Petugas medis: (Suhu tubuh bapak) 36,3 derajat Celcius.. Tekanan darah bapak 130/67, ini sehat.
Presiden Jokowi: Biasanya 70/100
Petugas medis: Selanjutnya saya akan menanyakan beberapa pertanyaan ya pak. Pertama apakah Bapak Presiden pernah terkonfirmasi menderita COVID-19?
Presiden Jokowi: Tidak
Petugas medis: Apa bapak pernah mengalami gejala batuk, pilek, atau demam dalam tujuh hari terakhir?
Presiden Jokowi: Tidak
Petugas medis: Di rumah pun tidak ada yang mengalami gejala seperti itu?
Presiden Jokowi: Tidak ada
Petugas Medis: Lalu, apa pernah menderita penyakit jantung selama ini?
Presiden Jokowi: Tidak
Petugas medis: Kemudian untuk lainnya seperti ginjal atau diabetes pak?
Presiden Jokowi: Tidak ada
Baca Juga:Ada Agenda Apa, Menlu RRT Wang Yi Bareng Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi Danau TobaEvakuasi Sriwijaya Air SJ182: Tim Penyelam TNI AL Temukan Dompet Diduga Milik Rahmania Ekananda
Petugas medis: Jika begitu, sepertinya sudah tidak ada masalah untuk dilakukan tindakan vaksinasi. Mudah-mudahan tindakannya (penyuntikan vaksin) juga berjalan dengan baik.
Presiden Jokowi: Amin. Terima kasih dokter.
Setelah proses screening tersebut, Presiden Joko Widodo lalu melanjutkan proses vaksinasi untuk disuntik vaksin COVID-19. Adapun, petugas medis yang melakukan suntikan vaksin adalah Prof. Dr. Abdul Muthalib yang merupakan Wakil Ketua Tim Kedokteran Presiden.
Jokowi diketahui menerima vaksin COVID-19 dengan jenis Sinovac. Hal tersebut diketahui setelah petugas medis menunjukan kepada awak media sesaat sebelum penyuntikan vaksin.
