Jawa Barat Berpotensi Angin Kencang hingga 3 Hari Kedepan, Baliho Ambruk di Cirebon

4f9cc89d ee8e 4d1a 9a54 9faa2c16a593
Salah satu baliho di depan Stasiun Prujakan roboh, Selasa (19/1) dan sudah diperbaiki oleh pihak terkait. (Foto. radarcirebon.com)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI- Sebanyak 21.199 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (17/1) pukul 20.30 WIB.

Baca: Puting Beliung Slangit, Kenali 7 Tanda Datangnya di Musim Pancaroba

Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat tinggi mata air 50 sampai 120 sentimeter yang berdampak pada enam kecamatan, antara lain Kecamatan Plered, Kecamatan Klangenan, Kecamatan Tengahtani, Kecamatan Suranenggala, Kecamatan Panguragan, dan Kecamatan Susukan.

Adapun tercatat 5.352 unit rumah warga terdampak sehingga sebanyak 114 orang harus mengungsi. 

Baca Juga:1.600 Restoran Tutup Permanen, PHRI Catat Industri Hotel Berpotensi Kehilangan Pendapatan Rp50 TriliunMal, Restoran, Hotel Berdarah-darah Terdampak Kebijakan PPKM, Bagaimana Cirebon?

Kerugian material lain yang terdampak antara lain 18 unit masjid, 4 unit sekolah, dan 50 hektar lahan persawahan ikut terendam. 

BPBD Kabupaten Cirebon memantau kondisi di lokasi banjir saat ini sudah berangsur surut. Selain itu juga dilakukan kaji cepat dan koordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan evakuasi dan penanganan pascabanjir. 

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Provinsi Jawa Barat berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang hingga tiga hari kedepan. 

Sebuah baliho ambruk di Jl Nyi Mas Gandasari (Prujakan) Kota Cirebon. Diduga karena tidak kuat menahan angin kencang.

Wartawan Radar Cirebon di lokasi kejadian, Okri Riyana melaporkan baliho ambruk sekitar pukul 11.00 WIB dari RT 01 RW 08 Pekalangan.

BNPB menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi musim hujan yang akan terjadi sejumlah wilayah hingga akhir Februari 2021. (*)

0 Komentar