CARUBAN NAGARI-Kawasan di sekitar gunungapi ini merupakan daerah yang relatif subur, dan dikelilingi oleh pemukiman penduduk yang padat. Gunung Ciremai merupakan gunungapi soliter dalam tatanan gunungapi aktif yang terdapat di Pulau Jawa bagian barat.
Baca:
Gunung yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut, juga banyak memiliki cerita-cerita misteri. Menurut Masruri dalam bukunya berjudul: Rahasia Pelet, Nini Pelet adalah tokoh yang memiliki kesaktian hebat, khususnya ilu pengasihan atau pelet.
Sumber lain, dalam ebook situs peletputih.com, disebutkan bahwa ilmu pelet ini merupakan warisan dari Nini Pelet, yaitu tokoh legenda dari tanah Sunda. Nini Pelet dikenal menguasai ilmu pemikat tinggi Jaran Goyang, yang akhirnya digunakan untuk menaklukkan para raja Jawa.
Baca Juga:Letusan Gunung Ciremai, Tsunami di Pantai Cirebon yang DiragukanTenangnya Gunung Ciremai Menyimpan Riwayat Mencekam
Sedangkan Kisah Tanah Jawa, akun YouTube yang mengulas tempat misteri dan sejarah dari mata indigo, menyebutkan tentang Nini Pelet dari Gunung Ciremai di Jawa Barat, yang yang dipercayai memiliki amalan kekuatan gaib, satu di antaranya ajian ilmu pelet.
Nini Pelet adalah tokoh yang merebut kitab “Mantra Asmara” ciptaan tokoh sakti bernama Ki Buyut Mangun Tapa. Salah satu isi dari ajian dalam kitab tersebut adalah ilmu “Jaran Goyang” yang dikenal ampuh mengikat hati lawan jenis. Uniknya, ilmu itu sampai kini masih dipelajari oleh kebanyakan orang, terutama oleh paranormal.
Sementara itu, Ki Buyut Mangun Tapa, si pencipta ilmu “Jaran Goyang” meninggal dan dimakamkan di Desa Mangun Jaya, Blok Karang Jaya, Indramayu, Jawa Barat. Masyarakat di sekitar makam meyakini munculnya harimau siluman yang dipercaya sebagai peliharaan ki buyut pada tengah malam Jumat Kliwon dan Selasa Legi.
Misteri lain, cerita Nyi Linggi ini tidak dapat dipisahkan dari kisah persemedian Sunan Gunung Jati di batu Lingga. Nyi Linggi sendiri, konon, pasca persemedian Sunan untuk menghormati kakeknya, meneruskan persemedian Sunan di atas batu itu.
Namun kedatangan Nyi Linggi ke batu lingga tidak sendirian, ia ditemani oleh dua binatang kesayangannya yaitu macan tutul. Kedatangan Nyi Linggi ke batu lingga ingin mendapatkan ilmu kedigdayaan.
