Banjir Subang, 21.574 Rumah Terendam, 38.878 Orang Mengungsi

Banjir Subang (IG Basarnas Jabar)
Banjir Subang (IG Basarnas Jabar)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Banjir dengan dampak luas terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir. Data Dinas Kominfo Subang, yang dilansir Antara pada Rabu (10/2/2021), menunjukkan banjir itu mengakibatkan 38.878 orang mengungsi. Banjir Subang pekan ini juga telah merendam 21.574 rumah di 21 kecamatan.

Puluhan ribu warga terdampak banjir Subang mengungsi di berbagai masjid, kantor pemerintahan, tenda pengungsian, bahkan hingga kolong Jembatan Layang Pamanukan.

Mengutip siaran resmi Pemkab Subang, banjir pun menyebabkan jalur darat menuju Kecamatan Legonkulon tertutup dan mengakibatkan sejumlah desa terisolir. Bupati Subang Ruhimat sudah menginstruksikan pengiriman bantuan dengan helikopter ke Legonkulon yang berada di Pantura, pada Rabu (10/2/2021).

Baca Juga:Banjir Indramayu 2021, Irigasi Zaman Belanda Sudah Tak BerfungsiKecamatan Kraton dan Pakualaman di Yogyakarta Tercatat Steril Kawasan Kumuh, Cirebon Bisa?

Menurut Ruhimat, akses darat menuju Legonkulon tertutup karena debit air dan arus masih tinggi. Adapun pegiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan bersama TNI Angkatan Udara Lanud Suryadarma. Bantuan yang dikirim, seperti mie instan, air mineral, dan biskuit.

Video unggahan akun instagram Kantor Basarnas Bandung memperlihatkan, sampai Rabu sore kemarin, Tim SAR masih berupaya melakukan evakuasi terhadap para warga yang terjebak banjir di Subang.

Video unggahan Basarnas Jabar memperlihatkan proses evakuasi sejumlah orang, termasuk bayi dan lansia, di dusun Pamugas, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, yang terjebak ketika banjir sudah hampir setinggi atap rumah.

Hingga Rabu sore kemarin, Tim SAR Gabungan mengevakuasi setidaknya 290 jiwa di Pamanukan. Kantor Basarnas Bandung juga menginformasikan, sampai Rabu malam, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi total 474 jiwa di Subang, dengan 2 di antaranya meninggal. Selain itu, ada 1 orang yang hilang akibat terseret arus banjir di Kali Cigadung, Pamanukan, dan masih dicari.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah secara resmi menghentikan evakuasi terhadap warga terdampak banjir di Subang dan Indramayu karena berdasar evaluasi bersama tim SAR Gabungan, debit air dinilai sudah turun serta tidak ada lagi permintaan evakuasi dari warga, Rabu kemarin.

Sementara Kemensos mengumumkan, sampai hari ke-5 banjir Subang, Tagana masih memberikan pelayanan dapur umum dengan menyiapkan makanan siap saji sebanyak 4.000 bungkus per-hari. Melalui Tagana, Kemensos baru mendistribusikan bantuan ke Subang senilai Rp350,3 juta.

0 Komentar