Nelayan Dimangsa Buaya di Sungai, Kakinya Terpotong Ada 32 Gigitan, Badannya Masih Dicari

Potongan kaki diduga milik korban bernama Nayan (47) warga Kalimantan Tengah ditemukan oleh warga setempat di Sungai Sebangau akibat dimangsa buaya.
Potongan kaki diduga milik korban bernama Nayan (47) warga Kalimantan Tengah ditemukan oleh warga setempat di Sungai Sebangau akibat dimangsa buaya.
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Potongan kaki diduga milik korban bernama Nayan (47) warga Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah ditemukan oleh warga setempat di Sungai Sebangau akibat dimangsa buaya.

Baca: Saat Berenang, Tiba-tiba Kepala Pria Ini Diterkam Buaya

Kapolres Pulang Pisau, Polda Kalteng, AKBP Yuniar Ariefianto S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sebangau Kuala Ipda Bimo Setyawan, S.H. membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar. Ada seorang warga Desa Paduran Sebangau RT 04 bernama Nayan diduga dimangsa buaya. Hal itu dikuatkan dengan penemuan bagian tubuh korban, yakni kaki sebelah kiri dengan 32 gigitan,” tuturnya.

Baca Juga:Terekam Kamera, Perempuan Ini Dorong Truk, Dapat Produk Susu Gratis Selama SetahunMasih Mau Merayakan? Fakta-fakta Hitam yang Jarang Diungkap di Balik Hari Valentine

Kronologisnya, lanjut Bimo, bermula pada saat korban pada Kamis 11 Februari 2021 sekitar pukul 08.30 WIB pergi menggunakan kelotok kecil dari Kerukan Sampang DAS Sei Sebangau mencari daun nipah untuk membuat atap rumah. Namun sampai malam tidak kunjung pulang ke rumah. Pada Jumat 12 Februari 2021, masyarakat bersama dengan pihak Polsek Sebangau Kuala melakukan pencarian terhadap korban.

”Setelah kami lakukan pencairan bersama warga pada Jumat 12 Februari 2021 sekitar pulul 12.30 WIB, tubuh korban bagian kaki sebelah kiri ditemukan kurang lebih 4 km dari tempat mencari daun nipah”, beber Bimo.

Selanjutnya terhadap bagian tubuh korban yang ditemukan itu dilakukan visum ET Repertum oleh pihak dokter Puskesmas Sebangau Kuala, dengan jumlah bekas gigitan buaya kurang lebih 32 gigitan. Bimo juga mengatakan, pihaknya dibantu wargaterus melakukan pencarian bagian tubuh korban yang lain.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, Kapolsek Sebangau Kuala Ipda Bimo Setyawan langsung berkoordinasi dengan pihak BKSDA Kalimantan Tengah dan Seksi Pengelola Taman Nasional Sebangau wilayah Pulang Pisau.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, korban Nayan sehari-hari adalah nelayan tradisional. Korban juga pencari kayu galam. (*)

0 Komentar