Dapat Gusuran, Warga Ramai-ramai Borong 176 Mobil Baru, Salah Satunya Paling banyak Sekitar Rp28 Miliar

thumbnail 20210216163838mobil2
Viral! Satu Desa Borong Mobil hingga Ratusan Unit di Tuban
0 Komentar

Selain itu, ganti rugi yang diterima warga paling sedikit di desa yang dipimpinnya ada sekitar Rp 35 juta dan paling banyak Rp 28 miliar.

“Paling banyak sekitar 28 miliar rupiah, itu orang Surabaya yang sudah lama memiliki lahan disini,” kata Kades Gianto.

Lebih lanjut Gianto menuturkan bahwa 90 persen warga yang mendapatkan uang ganti rugi lahan proyek kilang minyak untuk membeli mobil.

Baca Juga:Kapolri: UU ITE Sudah Tidak SehatTidak Tahu Kapan Kereta Api Datang Timbul Korban, Ini Jurig Bonge di Lintasan Rel KA

Kemudian, sekitar 75 persen warga yang menerima uang itu dibelikan tanah lagi dan 50 persen warga digunakan untuk renovasi rumahnya.

“Kalau untuk usaha sangat kecil. Rata-rata mereka ingin menikmati dulu,” kata Gianto, seperti dikutip dari Kumparan.

Untuk diketahui, Kilang Tuban atau New Grass Root Refinery (NGRR) ditargetkan beroperasi pada 2024.

Tempat itu dibangun di atas lahan seluas 1.050 hektare yang tersebar di tiga desa, yaitu Desa Kaliuntu, Desa Wadung, dan Desa Sumurgeneng, Kec. Jenu,

Termasuk lahan milik Perhutani dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dengan total 821 hektare lahan darat dan sisanya lahan reklamasi laut. (*)

0 Komentar