CARUBAN NAGARI-Sebuah bus pariwisata Padma Kencana masuk ke jurang sedalam lebih dari 5 meter di Tanjakan Cae Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). Bus itu mengangkut rombongan peserta ziarah SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang. Data sementara, sebanyak 26 orang tewas dalam kejadian tersebut.
Kepala Disdikbud Subang, Tatang Komara telah menerima kabar terkait kecelakaan bus maut di Tanjakan Cae Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang, Rabu malam (10/3).
Di lokasi kejadian ditemukan kartu identitas bertuliskan “Peserta Ziaroh & Tour SMP IT Al Muaawanah Cisalak Subang. “Iya saya dapat informasi ada kecelakaan bus rombongan SMP IT Al Muaawanah Cisalak Subang,” kata Tatang dihubungi Pasundan Ekspres, Kamis (11/3).
Baca Juga:Siti Khadijah, Abu Thalib hingga Intimidasi Kotoran, Tahun Kesedihan Rasulullah Sebelum Peristiwa Isra MirajMengenal Danau Tiberias yang Ukuran Airnya Jadi Patokan Tanda Kiamat
Berdasarkan foto, kondisi bus terbalik 180 derajat dan berikut fakta mengejutkan terkait Tanjakan Cae.
1. Curam dengan Belokan Tajam
Bagian selatan wilayah Kecamatan Wado yang menjadi akses ke Kecamatan Garut merupakan wilayah yang memiliki kemiringan lumayan curam di beberapa titik.
Akses jalan menuju Malangbong di Desa Sukajadi merupakan tanjakan yang panjang dan lumayan curam serta ada beberapa belokan cukup tajam.
Jika dilewati dari arah Malangbong menuju Wado, merupakan jalan menurun. Jalan yang melewati punggung Gunung Cakrabuana bagian utara ini, terkenal rawan akan kecelakaan.
2. Langanan Kecelakan
Kecelakan dii Tanjakan Cae sering terjadi sererti langganan. Mulai dari tahun 1980-an terjadi kecelakaan yang melibatkan grup kesenian calung yaitu Ki Jebrag Group.
Lalu tahun 2012 silam, kecelakaan bus Maju Jaya jurusan Tasikmalaya – Cikampek menjadi kecelakaan yang paling banyak memakan korban yang pernah terjadi di Kabupaten Sumedang. Bus Maju Jaya yang membawa penumpang sebanyak 38 orang ini mengalami kecelakaan setelah mengalami rem blong dan terjun ke jurang sedalam sepuluh meter. Akibatnya, 12 orang meninggal dunia dan 26 orang luka-luka.
Teranyar, kecelakaan tunggal Bus Pariwisata Sri Padma Kencana yang membawa rombongan ziarah SMP IT Al Muaawanah Cisalak, Kabupaten Subang itu terperosok dan terbalik ke dalam jurang sekitar pukul 18.20 WIB. Hal itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia serta enam lainya terjepit dalam bus.
