Ide Bisnis Gila, Pengusaha Ini Ubah Mayat Manusia Jadi Pupuk Kompos untuk Sayuran

0 SDC MDG Corpse Compost 18385JPG
Micah Turman, pengusaha Amerika yang menemukan ide gila mengelola bisnis pupuk kompos yang dibuat dari mayat manusia. (Foto: Daily Star/KOIN)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Seorang pria asal Amerika yang banting stir dari pekerjaannya di bidang keuangan pada 2019 menemukan ide gila mengubah mayat manusia menjadi pupuk kompos. Dia mengklaim usahanya ini legal.

Seperti diberitakan Daily Star, Micah Turman berpendapat bahwa ide itu legal dan akan menjadi bisnis yang sukses besar dengan modal usaha ventura.

Tak lama setelah meninggalkan karirnya, ia mendirikan bisnis bernama Return Home.

Baca Juga:Ternyata Ini Alasan Pindahkan Binatang Bercula Digantung TerbalikMasjid Jami Air Tiris 40 Tiang Kayu Tanpa Paku, Saat Dibangun 40 Batu Hanya 1 yang Aneh Berbentuk Kepala Kerbau

Baca: Tidak Seperti di Lukisan yang Banyak Beredar, Nyi Roro Kidul Berparas Timur Tengah Tidak Berkemben Jawa

Return Home adalah usaha yang memungkinkan orang-orang yang mereka cintai menjadi pupuk, setelah dicampur dengan material, seperti serbuk kayu, air, pemanas, serbuk gergaji, dan alfalfa, untuk meningkatkan pembusukan dengan cepat.

Setelah 30 hari jaringan lunak jenazah itu akan membusuk. Kemudian, gigi dan tulang yang terkubur akan menciptakan campuran pupuk.

Setelah melalui proses yang cukup panjang, kompos manusia itu akan dikirim oleh Return Home ke kerabat yang berduka 30 hari kemudian di dalam guci khusus. Micah percaya bahwa bisnisnya akan booming mendadak dalam beberapa tahun mendatang, setelah menguji idenya pada babi. Dia berkata, “Ketika saya melihat ini, saya pikir inilah yang akan mengubah dunia.”

Baca: Teka-teki Nyi Roro Kidul Putri Prabu Siliwangi, Penguasa Laut Selatan

“Jadi, sekarang kita bisa memiliki proses yang sangat manusiawi yang telah kita lakukan selama ribuan tahun,” ujarnya.

“Kita berdiri di samping orang yang kita cintai, mengucapkan selamat tinggal kepada mereka dan menutupinya dengan bahan organik yang kita pilih sendiri,” lanjutnya.

Baca Juga:Tidak Seperti di Lukisan yang Banyak Beredar, Nyi Roro Kidul Berparas Timur Tengah Tidak Berkemben JawaPrabu Siliwangi Sribaduga Maharaja Ngahiyang di Rancamaya, Kini Jadi Kawasan Perumahan Mewah Lapangan Golf Bogor

Truman menambahkan bahwa proses tersebut adalah cara bagi kerabat untuk “mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang mereka cintai dengan cara yang terasa menyenangkan.”

Sementara, keluarga mungkin dapat menggunakan kompos itu untuk menanam bunga atau sayuran.

Micah akan memberi mereka opsi untuk bahan favorit dari yang meninggal untuk dicampur menjadi kompos manusia itu, yang menelan biaya sekitar 3.500 poundsterling atau setara Rp 70,3 juta.

Namun, Micah juga berencana untuk membuat “area perpisahan”, di mana orang yang dicintai dapat mengucapkan selamat tinggal, seperti layanan pemakaman, jika mereka mau.

0 Komentar