Apa Itu ‘Silicon Valley’ Bukit Algoritma di Jawa Barat?

silicon valley
Silicon Valley di Sukabumi (FOTO: MNC Media)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Pemerintah akan membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) di Sukabumi, Jawa Barat. Proyek yang diberi nama Bukit Algoritma ini digadang akan menjadi pusat teknologi dan riset seperti Silicon Valley di Amerika Serikat (AS).

Silicon Valley sendiri merupakan sebutan untuk wilayah di Santa Clara Valley yang berada di selatan Bay Area, San Fransisco. Tempat bagi banyak markas perusahaan teknologi raksasa dunia. 

Baca: Puspitek ‘Silicon Valley’ Dibangun Habibie Sejak Tahun 1976

Melihat kesuksesan Silicon Valley, tak sedikit negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk menduplikasi pusat teknologi tersebut. Salah satunya di kota Shenzen, Beijing, China yang dikenal sebagai markas pusat Huawei dan Xiaomi.

Baca Juga:Puspitek ‘Silicon Valley’ Dibangun Habibie Sejak Tahun 1976Diduga Menista Ajaran Islam, Jozeph Paul Zhang Bikin Geger Kaum Muslim

Di Indonesia sendiri, duplikat Silicon Valley memang sempat mengemuka. Beberapa lokasi yang sempat digadang-gadang jadi Silicon Valley Indonesia antara lain Malang, Yogyakarta, BSD Serpong, hingga Batam. 

Terbaru, muncul Bukit Algoritma Sukabumi yang dikembangkan perusahaan BUMN konstruksi, PT Amarta Karya (Persero). Pembangunan Silicon Valley versi Jawa Barat ini diperkirakan menelan dana hingga 1 miliar Euro atau setara Rp18 triliun.

“Kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan,” kata Direktur Utama PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung. 

Lahan seluas 888 hektar di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi dipilih sebagai lokasi Bukit Algoritma. Pengembangan tahap awal diperkirakan memakan waktu selama tiga tahun. 

Bukit Algoritma diharapkan dapat menjadi pusat penelitan dan pengembangan teknologi, serta pusat pengembangan sumber daya manusia di masa depan. Secara khusus pengembangan teknologi dan industri 4.0.

Konsep pembangunan kawasan Bukit Algoritma mengacu pada Silicon Valley, yang merupakan rumah bagi perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di dunia. Sebut saja Apple, Google, Facebook, Intel, hinga Netflix berkantor di sana.

Banyak perusahaan besar yang lahir di Silicon Valley, menjadikan kawasan ini sebagai target yang menarik bagi perusahaan pemodal ventura dan juga investor. Ada beberapa kota besar di Silicon Valley seperti San Jose, Mountain View, Menlo Park, Cupertino, Palo Alto, dan lain-lain.

0 Komentar