Kremasi Massal, Pepohonan di Sejumlah Taman Kota Mulai Ditebang Jadi Tungku Jenazah

202104271250 main.cropped 1619502652
Krematorium di ibu kota New Delhi, India, pada Senin, (26/4/2021), melanjutkan proses kremasi massal bagi para jenazah korban infeksi Covid-19. (Foto: ABS CBN News)
0 Komentar

“Kami langsung mengremasi tubuh jenazah ketika mereka sampai di sini,” sebut Sharma. “Seakan-akan kami sedang ada di tengah peperangan.”

Para penggali makam di pemakaman ibu kota New Delhi pun mengakui mereka juga menerima lebih banyak jenazah belakangan ini. Selama pandemi, mereka mengaku telah menguburkan lebih dari 1.000 jenazah yang mayoritas adalah pasien beragama Muslim.

“Saya khawatir kami akan segera kekurangan lahan pemakaman,” kata Mohammad Shameem, dikutip Al Jazeera.

Baca Juga:Tempat Wisata Dibuka, Warganet Bilang Kalau Mudik Lewat Jalur PiknikNekat Mudik, Rumah Tahanan Militer Angker Ini Jadi Tempat Isolasi Mandiri Untuk Pemudik

Sebuah video dari majalah The Caravan merekam seorang perempuan yang kehilangan adik laki-lakinya yang berusia 50 tahun. Adiknya tersebut ditolak oleh dua rumah sakit dan meninggal saat menunggu di RS ketiga.

Wanita tersebut mengekspresikan kemarahannya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi atas krisis yang terjadi.

“Ia menyalakan tungku kremasi jenazah di seluruh rumah di India,” tangisnya dalam video tersebut. (*)

0 Komentar