Nabi Hanzhalah, Burung Anqa dan Kisah Tragis Kaum Rass Jadi Batu Hitam

ANGAN 1
Burung Ajaib (' Anqa), dari buku Aja'ib al-makhluqat (Keajaiban Penciptaan) oleh al-Qazvini awal abad 15.
0 Komentar

Menurut kisah dari Al-Kisa’i, kota yang ditinggali oleh Hanzhalah terdapat sebuah gunung yang bernama Falaj yang menjadi tempat tinggal burung raksasa bernama Anqa’.

Apabila burung itu terbang, tubuhnya bisa menutupi sinar matahari. Lehernya panjang seperti unta dan memiliki empat sayap. Burung ini suka membawa hewan-hewan berukuran besar, seperti kuda, unta dan gajah ke gunung tempat tinggalnya, lalu memangsanya.

Burung Anqa juga dikisahkan suka memangsa manusia, membawanya dengan cakar, lalu dijadikan makanan untuk anak-anaknya. Keberadaan burung Anqa membuat kaum Rass gelisah. Oleh karena itu mereka meminta solusi kepada Nabi Hanzhalah. Kaum Raas berjanji akan percaya kepada semua dakwah Nabi Hanzhalah jika burung itu benar-benar mati.

Baca Juga:Ada Ikan Berkepala Wanita Wajah Seperti Wanita Ternyata Disebut dalam Kitab-Kitab UlamaSudah Vaksinasi Tetap Positif Covid-19, Vaksin Tidak Efektif?

Beliau berdoa pada Allah SWT agar melenyapkan burung-burung Anqa’ ini. Hasilnya seekor demi seekor Anqa’ berjatuhan dari angkasa dan terbakar. Hingga tidak ada lagi burung Anqa’ yang tersisa di dunia.

Nabi Hanzhalah pun memulai dakwah nya kepada kaum Rass namun apa yang terjadi, kaum Rass malah menentang ajakan Nabi Hanzhalah yang mengajak untuk beriman kepada Allah SWT. Mereka pun menyebut Nabi Hanzhalah seseorang yang menyesatkan sekaligus kafir.

Karena dakwahnya tidak diterima, akhirnya Nabi Hanzhalah berdoa kepada Allah SWT untuk membuat layu pohon sanaubar yang di sembah oleh mereka. Allah SWT pun mengabulkan doa nya. Pohon sanaubar tiba tiba layu dan mati. Saat menyaksikan itu, kaum Rass sangat marah dan berkata: “Sesungguhnya lelaki ini telah menyihir Tuhan kita “.

Maka mereka pun berniat untuk membunuh Nabi Hanzhalah. Mereka ingin Nabi Hanzhalah mati dengan tersiksa. Kemudian mereka pun membuat sebuah sumur yang sangat dalam untuk membuang Nabi Hanzhalah dan membuatnya mati karena kelaparan serta kehausan.

Setelah mereka menangkap Nabi Hanzhalah dan melemparkan nya ke dalam sumur yang sudah dibuat lalu menutupnya dengan batu yang besar. Seorang budak yang beriman kepada Nabi Hanzhalah dan kepada Allah pun melihat bagaimana Nabi Hanzhalah dimasukan ke dalam sumur itu.

Budak hitam ini tidak bisa mengeluarkan Nabi Hanzhalah dari sumur itu. Ia hanya bisa memberi makan Nabi Hanzhalah secara diam-diam. Ia melakukannya setiap hari agar Nabi Hanzhalah tidak mati kelaparan. Budak hitam ini memberi makan Nabi Hanzhalah setiap habis mencari kayu bakar.

0 Komentar