Perintah Syekh Hadi Guntur: Kusnan Berjalan Kaki Menuju Gunung Muria, Siapa yang Menyebutnya Si Joko Kendil?

40855 2 082d9c44473ca9a372a12e1500a200af
Kusnan
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Sosok Joko Kendil saat ini tengah viral. Sebab pria bertubuh pendek ini mengaku sebagai seorang musafir. Ia pun berjalan menempuh jarak jauh tanpa menggunakan alas kaki. Pakaian yang dia kenakan juga cukup unik yakni baju dan celana hitam, topi caping petani, dan menggunakan tongkat.

Di lehernya nampak jelas beberapa tasbih sebagai kalungnya dan menggendong tas. Lalu siapa sebenarnya Joko Kendil? Apakah memang dia benar seorang musafir? Berikut fakta-fakta tentang Joko Kendil

Joko Kendil memiliki nama asli yang bernama Kusnan. Nama Joko Kendil didapatkan dari guru spiritualnya yang bernama Syekh Hadi Guntur. Menurut sejarah agama Islam di pulau Jawa, Joko Kendil adalah salah satu murid anggota Wali Songo, Sunan Kalijaga.

Baca Juga:Syaikh Tambuh Aly bin Syaikh Baqir Meruqyah Tanah JawaKisah Sultan Al-Ghabbah: Kirim Ribuan Keluarga Muslim untuk Menghuni Pulau Jawa Berakhir Tragis hingga Mengutus Syekh Tambuh Aly bin Syekh Baqir

Selama menjadi musafir, Joko Kendil memiliki tujuan yakni menuju Gunung Muria yang terletak di Jepara dan Kudus, Jawa Tengah. Dia diminta datang ke Muria untuk mengambil sebuah tongkat sakti. Ia berjalan kaki dari Demak menuju gunung tersebut.

Sebagai seorang musafir, Joko Kendil sama sekali tidak membawa uang sepeser pun. Untuk biaya hidup seperti makan dan minum, Joko Kendil mendapatkannya dari orang-orang yang berbaik hati kepadanya. Bahkan selain makanan dan minuman, ia juga pernah mendapatkan uang.

Saat mendapatkan uang bukannya dia pakai untuk membeli keperluan selama dalam perjalanan, Joko Kendil malah memberikan uang itu kepada orang lain yang menurutnya mengalami kesusahan.

Konon sosok macan putih mendampingi perjalanan Joko Kendil selama ini. Ia mendapatkan macan putih itu karena berpuasa selama tiga hari berturut-turut sejak hari rabu wage, kamis pon, dan jumat kliwon. Joko Kendil yang berjalan sangat cepat mengaku naik macan putih dan merasa tidak berjalan kaki seperti yang dilihat orang lain.

Perjalanan Joko Kendil sebagai musafir sepertinya masih panjang atau sekitar 3 tahun lagi. Ia diminta gurunya untuk kembali pulang ke rumah pada tahun 2025 nanti. Sepulangnya dari perjalanan panjang, Joko Kendil kabarnya ingin menikah karena selama ini belum memiliki pasangan hidup. (*)

0 Komentar