Peneliti bilang, mengingat hampir semua remaja di Indonesia bersekolah, maka guru atau tenaga pendidik juga bisa jadi alternatif untuk memastikan semua remaja yang membutuhkan dukungan kesehatan mental bisa mendapat bantuan dan rujukan yang layak. Selain itu, peran keluarga juga penting dalam penanganan gangguan mental remaja, terutama orang tua. (*)
Hasil Riset Temukan Sekitar 2,45 Juta Remaja di Indonesia Terdiagnosis Masuk Kelompok Orang dengan Gangguan Jiwa
