Acara Musik di Alun-alun Sangkala Buana Cirebon Tuai Polemik, Ini Kata DKM Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kraton Kasepuhan

93f2cd0f 6eda 42b1 b45a 4e726d096b95
Ujang, salah satu DKM Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kraton Kasepuhan Cirebon
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Acara musik yang diselenggarakan di Alun-alun Sangkala Buana menuai polemik masyarakat, terutama lingkungan Masjid Agung Sang Cipta Rasa di kawasan Keraton Kasepuhan Cirebon..

“Masjid ini selalu ramai dikunjungi ribuan peziarah setiap hari, apalagi malam Jumat. Biasanya orang datang untuk berzikir dan tirakat malam di sini. Para peziarah percaya akan mendapatkan berkah dan kemudahan dalam hidup jika melaksanakan ibadah dan tirakatan di masjid wali ini,”ujar salah satu DKM Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Ujang kepada carubannagari.com, Jumat (4/11).

Menurut Ujang, acara konser musik yang diselenggarakan di Alun-alun Sangkala Buana yang menyatu dengan lingkungan Masjid Agung Sang Cipta Rasa tersebut sangat mengganggu orang beribadah.  Masjid Agung Sang Cipta Rasa selalu dimanfaatkan para tamu Alloh yang berkunjung dari beberapa wilayah datang berbondong-bondong, dan menjadi kebanggaan masyarakat Cirebon karena sejarahnya. Tidak lain, mereka bukan untuk wisata religi melainkan berburu pahala dengan i’tikaf di dalam masjid.

Baca Juga:Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-48 Kabupaten Cirebon, Kuwu Sindangjawa: Bangkitkan Syiar di Bumi WaliPerubahan Data Harus Transparan, Kapolresta Cirebon Sebut Kuwu Punya Kebijakan Ubat Data Penerima Bansos, Kuncinya Tidak Ada Niat Jahat

“Sudah ada himbauan dari pihak DKM Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kraton Kasepuhan pada saat lima menit sebelum adzan dan lima belas menit sesudah salat untuk mematikan pengeras suara khususnya pelaku usaha yang berbau hiburan, terkait acara pasar malam dan konser musik di Alun-alun Sangkala Buana,” ujarnya.

2977bc3b 705f 445b a59b 6860118cf96f

Lebih lanjut, Ujang menambahkan pihak DKM Masjid Agung Sang Cipta Rasa mengeluarkan himbauan keras dikarenakan  pihak penyelenggara tidak ada koordinasi. Secara etika tidak patut, Bukan tidak boleh mengadakan acara atau even apapun. Hanya, sangat disayangkan pihak penyelenggara tidak berkoordinasi.

“Ini ada Masjid, apalagi berbau ada musiknya setidaknya untuk menghargai orang yang ibadah. Tentu saja hingar bingar musik sangat mengganggu kenyamanan beribadah umat Islam,” tandasnya.

Diketahui, Masjid Agung Sang Cipta Rasa berada tak jauh dari Keraton Kasepuhan, di Alun-alun Cirebon. Ini merupakan masjid keramat dan satu di antara masjid tertua di Jawa yang dibangun pada 1489 oleh Wali Songo.

Masjid ini merupakan pasangan dari masjid keramat lain dalam sejarah Islam di Jawa, yakni Masjid Agung Demak, di Demak, Jawa Tengah. Ketika masjid Demak dibangun oleh Wali Songo, Sunan Gunung Jati meminta izin membangun masjid kembarannya di Cirebon.

0 Komentar