Dalam hal ini, Snouck juga menyarankan pemerintah Belanda agar menerapkan langkah yang tepat agar membuat potensi dari umat Islam atau komunitas Jawi untuk memberontak diarahkan untuk mendukung pemerintah atau paling tidak dibuat tidak berbahaya. Ia juga menekankan tentang bagaimana pemerintah Belanda seharusnya berhadapan dengan isu keagamaan di Hindia Belanda.
Misi Snouck ke Makkah itu nyatanya memberi pengetahuan baru kepada Belanda tentang jamaah haji Hindia Belanda dan juga tentang Islam. Sehingga, pemerintah Hindia Belanda memiliki cara untuk menindas pergerakan kebangsaan Indonesia yang sebagian berdasarkan ajaran Islam, seperti Perang Aceh dan Sarekat Islam. (*)
