Setelah Maharesi Sentanu Murti wafat, Kerajaan Indraprahasta berturut-turut dipimpin oleh 13 raja lainnya.
Beberapa di antaranya adalah Jayasatyanegara (432-454 M), Wiryabanyu (454-476 M), Warna Dewaji (476-503 M), Rakshariwangsa (503-538 M), hingga raja terakhir yang bernama Wiratara (743-747 M).
Keruntuhan Kerajaan Indraprahasta
‘Sirna ing bumi Indraprahasta’ ditulis dalam Pustaka Rajya-rajya i Bhumi Nusantara III/2 :“Ikang rajya Indraprahasta wus sirna dening Rahyang Sanjaya mapan kasoran yuddha nira. Rajya Indraprahasta kebehan nirakaprajaya sapinasuk kadatwan syuhdrawa pinaka tan hana rajya manih i mandala Carbon Ghirang. Wadyanbala, sang pameget, nanawidhakara janapada, manguri, sang pinadika, meh sakweh ira pejah nirawaceca. Kawalya pirang siki lumayu humot ring wana, giri, iwah, luputa sakeng satrwikang tanhana karunya budhi pinaka satwakura.’
Baca Juga:Menguak Misteri Makam Telik Sandi Era Ki Gede Dawuan di Blok Wuni Desa Dawuan CirebonDitemukan Makam Penasehat Ki Gede Dawuan di Blok Wuni Desa Dawuan, Wisata Religi Kabupaten Cirebon
Artinya : Kerajaan Indraprahasta itu telah musnah oleh Rahyang Sanjaya karena kalah perangnya. Seluruh Kerajaan Indraprahasta ditundukan termasuk keratonnya hancur lumat seakan-akan tidak ada lagi kerajaan didaerah Cirebon Girang.
Angkatan perang, pembesar kerajaan, seluruh golongan penduduk, penghuni istana, para terkemuka, hampir seluruhnya binasa tanpa sisa. Hanya beberapa orang yang berhasil melarikan diri bersembunyi di hutan, gunung dan sungai yang terluput dari musuh yang tidak mengenal belas kasihan seperti binatang buas.
Hanya beberapa orang yang berhasil melarikan diri bersembunyi di hutan, gunung dan sungai yang terluput dari musuh yang tidak mengenal belas kasihan seperti binatang buas.
Tahun 747 hingga 748 M, Kerajaan Indraprahasta diserang oleh Kerajaan Sunda, salah satu pecahan dari Kerajaan Tarumanegara selain Kerajaan Galuh.
Eksistensi Kerajaan Indraprahasta semakin redup ketika mendapat serbuan Dinasti Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno. Kala itu, Dinasti Sanjaya juga sedang menyerang Kerajaan Galuh. Indraprahasta punya jalinan kekerabatan dengan Galuh.
Akibat serangan itu, riwayat Kerajaan Indraprahasta pun berakhir dan menjadi taklukkan Dinasti Sanjaya. Wilayah Indraprahasta kemudian digabungkan dengan Kerajaan Wanagiri.
Daftar Raja Indraprahasta
Maharesi Sentanu Murti (398-432 M)Jayasatyanagara (432-454 M)Wiryabanyu (454-476 M)Warna Dewaji (476-503 M)Raksahariwangsa (503-538 M)Dewi Rasmi (538-556 M)Astadewa (556-570 M)Jayagranagara (570-575 M)Rajaresi Padmayasa (575-618 M)Andbuana (618-663 M)Wisnumurti (663-688 M)Tunggalnagara (688-732 M)Resiguru Padmahariwangsa (732-744 M)Prabu Wiratara (744-747 M)
