Keberadaan Benda-Benda Berharga Ini Masih Misterius dan Paling Dicari

Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari k
Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari kiri ke kanan adalah Francesco Piccinino, Niccolò Piccinino, Ludovico Trevisan dan Giovanni Antonio Del Balzo Orsini.
0 Komentar

Mural Leonardo da Vinci

Pada 1505, Leonardo da Vinci melukis mural yang menggambarkan kemenangan Liga Italia pada 1440 (dipimpin oleh Florence) atas Milan dalam Pertempuran Anghiari. Lukisan dinding, yang dibuat di Palazzo Vecchio (balai kota di Florence), menghilang pada tahun 1563, ketika aula itu direnovasi oleh pelukis dan arsitek Giorgio Vasari.

Pada 2012, tim ahli seni mengumumkan bahwa mereka telah menemukan bukti bahwa mural itu tidak dihancurkan dan bahwa Vasari hanya melukis muralnya sendiri di atas karya da Vinci.

Tim telah melakukan tes ilmiah di mural selama bertahun-tahun dan telah menerbitkan beberapa studi mereka, termasuk studi radar yang diterbitkan di jurnal NDT & E International pada tahun 2005.

Harta Karun Uskup

Baca Juga:Sejumlah Situs Bersejarah Bawah Tanah: Labirin Nazi hingga Tempat Paling Berhantu di Amerika SerikatMeteor dan Keris: Mengungkap Batu 'Kecil' yang Terbakar di Atmofir Bumi dalam Pusaka Jawa

Pada tahun 1357, sebuah kapal bernama São Vicente berlayar dari Lisbon di Portugal ke Avignon di Prancis. Kapal tersebut membawa harta yang diperoleh oleh Thibaud de Castillon, seorang uskup Lisbon yang baru saja meninggal.

Diketahui bahwa harta karun itu termasuk emas, perak, cincin, permadani, permata, piring halus dan bahkan altar portabel. Namun saat berlayar di dekat kota Cartagena, São Vicente diserang oleh dua kapal bajak laut bersenjata lengkap, yang awaknya menyita harta karun itu.

Satu kapal bajak laut, yang dikomandoi oleh seorang pria bernama Antonio Botafoc kemudian ditangkap. Namun, kapal bajak laut lainnya, yang dikomandoi oleh Martin Yanes tampaknya berhasil lolos. Apa yang terjadi pada Yanes, kru bajak lautnya, dan harta yang dicuri tidak diketahui sampai sekarang.

Berlian Florentine

Berlian Florentine memiliki berat 137 karat dan berwarna kuning. Berlian ini diperkirakan berasal dari India sebelum masuk Eropa pada akhir abad ke-15.

Cerita mengenai bagaimana dan kapan pastinya berlian itu masuk Eropa masih menjadi perdebatan. Cerita terakhir mengenai berlian ini juga memiliki banyak versi.

Ada cerita yang mengatakan bahwa Charles the Bold yang merupakan Duke of Burgundy pada rentang tahun 1467-1477 memotong berlian tersebut menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Karena terlalu terpukau dengan Berlian Florentine, ia dikatakan membawanya saat berperang dan terbunuh saat sedang membawanya.

0 Komentar