Keberadaan Benda-Benda Berharga Ini Masih Misterius dan Paling Dicari

Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari k
Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari kiri ke kanan adalah Francesco Piccinino, Niccolò Piccinino, Ludovico Trevisan dan Giovanni Antonio Del Balzo Orsini.
0 Komentar

Menurut ahli sejarah, Gordon Brook- Shepherd dalam buku “Uncrown Emperor: The Life and Times of Otto Von Habsburg” pimpinan terakhir kerajaan Austria-Hungaria, Charles I membawa berlian itu ke Swiss dan menyimpannya di bank setelah Perang Dunia I.

Seorang pengacara asal Austria, Bruno Steiner, dipercaya untuk membantu menjual berlian itu dan permata kerajaan lainnya. Setelah itu, tidak ada kejelasan lebih lanjut mengenai keberadaan berlian Florentine.

Permata Mahkota Irlandia

Permata mahkota Irlandia dicuri pada tahun 1907 dari Kastil Dublin. Permata itu disimpan di dalam sebuah perpustakaan, dan keamanan yang lemah dituding menjadi penyebab terjadinya pencurian.

Baca Juga:Sejumlah Situs Bersejarah Bawah Tanah: Labirin Nazi hingga Tempat Paling Berhantu di Amerika SerikatMeteor dan Keris: Mengungkap Batu 'Kecil' yang Terbakar di Atmofir Bumi dalam Pusaka Jawa

Permata ini terdiri dari bintang permata Ordo St. Patrick dan bros berlian dengan kalung emas milik Mahkota, menurut penjelasan Tomás O’Riordan, seorang sejarawan dan manajer proyek di University College Cork.

Ordo St. Patrick dibuat pada tahun 1783 dan merupakan penghargaan bagi mereka yang memegang jabatan tinggi di Irlandia. Permata ini dibuat dari 394 batu yang diambil dari perhiasan Ratu Charlotte dan lencana Order of the Bath atau tanda kehormatan di Britania yang saat itu menguasai Irlandia.

Pelaku pencurian dan apa yang terjadi pada permata itu masih menjadi misteri sampai sekarang.

0 Komentar