Keberadaan Benda-Benda Berharga Ini Masih Misterius dan Paling Dicari

Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari k
Salinan Pertempuran Anghiari yang dibuat pada abad ke-16 dan dimiliki dan diperluas oleh Rubens. Konon, dari kiri ke kanan adalah Francesco Piccinino, Niccolò Piccinino, Ludovico Trevisan dan Giovanni Antonio Del Balzo Orsini.
0 Komentar

TANPA banyak diketahui, sejumlah benda paling berharga di dunia ternyata belum benar-benar lenyap. Keberadaannya masih menjadi misteri dan terus dicari karena memiliki nilai yang luar biasa tinggi.

Beberapa harta karun memang sempat ditemukan kembali, namun sebagian lainnya hingga kini masih hilang dan menjadi incaran para pemburu harta. Lalu, apa saja benda-benda berharga yang masih misterius itu?

Berikut ulasannya seperti dikutip dari Live Science.

Emas Nazi

Menjelang akhir Perang Dunia II, pasukan Nazi yang dipimpin oleh perwira SS Ernst Kaltenbrunner menenggelamkan sejumlah besar emas ke Danau Toplitz di Austria agar tidak ditangkap oleh pasukan Sekutu yang menyerang. Sejak saat itu, banyak pencarian telah dilakukan, tetapi sejauh ini belum ada emas yang berhasil ditemukan.

Baca Juga:Sejumlah Situs Bersejarah Bawah Tanah: Labirin Nazi hingga Tempat Paling Berhantu di Amerika SerikatMeteor dan Keris: Mengungkap Batu 'Kecil' yang Terbakar di Atmofir Bumi dalam Pusaka Jawa

Masih ada kemungkinan bahwa cerita itu hanyalah fiksi dan kenyataannya tidak ada emas yang ditenggelamkan ke dalam danau. Namun, beberapa peneliti mencatat bahwa danau tersebut memang memiliki visibilitas atau jarak padang yang buruk dan ada banyak kayu besar serta puing-puing yang membuat upaya untuk menemukan emas menjadi sulit dan berbahaya. Bahkan beberapa penyelam tewas saat mencoba mencari emas di perairan danau tersebut.

Ruang Amber

Ruang Amber dibangun di Istana Catherine pada abad ke-18 di Tsarskoe Selo, dekat St. Petersburg. Ruangan itu berisi mosaik, cermin, dan ukiran berlapis emas, bersama dengan panel yang terbuat dari sekitar 450 kilogram amber.

Tsarskoe Selo ditangkap oleh Jerman pada tahun 1941 selama Perang Dunia II yang kemudian panel amber dan karya seni miliknya di ruangan itu dibongkar dan dibawa ke Jerman. Meski dikatakan sudah dibawa ke Jerman, namun hingga saat ini harta-harta tersebut belum pernah terlihat kembali sejak saat itu.

Keranjang Kerajaan Polandia

Pada tahun 1800, Putri Polandia Izabela Czartoryska menciptakan “peti kerajaan”, yang merupakan kumpulan artefak dari keluarga kerajaan yang pernah memerintah negara tersebut. Artefak ini termasuk perhiasan yang dikenakan oleh raja-raja Polandia, karya seni dan kenang-kenangan lainnya.

Polandia pernah dijajah pada tahun 1795, kemudian wilayahnya dibagi ke berbagai kekuatan lain. Peti kerajaan pada akhirnya menjadi korban kelompok penyerbu lain – peti itu disita oleh Nazi Jerman setelah menginvasi Polandia pada September 1939. Isi peti itu sampai sekarang masih hilang.

0 Komentar