Momentum Rakerwil IV AAI Jawa Barat di Hotel Savoy Homann, Arsiparis: Ada Semangat Kesejarahan

Arsiparis Ahli Madya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Abdul Rauf Hamidi, S.IP
Arsiparis Ahli Madya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Abdul Rauf Hamidi, S.IP., M.AP dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IV Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Wilayah Provinsi Jawa Barat dengan tema “Transformasi Kompetensi dan Pengembangan Karir Jabatan Fungsional Arsiparis” di Hotel Savoy Homann, Bandung pada Kamis (27/11).
0 Komentar

Melalui kerja sama ini, diharapkan Golden Book dan aset-aset histori lainnya dapat terjaga keberlanjutannya, serta dapat menjadi rujukan penting bagi penelitian, edukasi publik, dan pelestarian memori kolektif masyarakat Jawa Barat.

Sebagai informasi, Hotel Savoy Homman merupakan salah satu Hotel tertua di Kota Bandung dibangun pada tahun 1880 oleh seorang warga negara Jerman yang bernama A. Homann, sebelum bernama Hotel Savoy Homman ini mempunyai nama Hotel Post Road dengan bergaya bangunannya Baroq.

Lalu, pada tahun 1883 gaya bangunan tersebut diubah menjadi arsitektur art nouveau. Pada tahun 1910, hotel yang lama dibongkar lalu dibangun hotel baru dengan gaya arsitektur Gothic revival. Pada tahun 1938 bangunan hotel tersebut kembali dibongkar dan diganti dengan hotel baru yang bergaya international style modern (nieuw bouwen).

Baca Juga:Keberadaan Benda-Benda Berharga Ini Masih Misterius dan Paling DicariSejumlah Situs Bersejarah Bawah Tanah: Labirin Nazi hingga Tempat Paling Berhantu di Amerika Serikat

Menurut Mary Lou Van Der Berg, Desain Albert Albers untuk Hotel Savoy Homann adalah ikon arsitektur Modernis di Hindia Belanda. Gedung ini dirancang sebagai hotel mewah,dengan ruangan besar, langit-langit dan tinggi, sekitar tiga meter, yang optimal untuk alam ventilasi, pintu bukaan lebar dan peneduh balkon pribadi.

Hotel ini pun pernah difungsikan sebagai Wisma oleh Penjajahan Jepang pada saat itu. Setelah Perang Dunia kedua tepatnya Indonesia merdeka, Hotel tersebut dikembalikan fungsinya sebagai Hotel dan yang berawal nama Pos Road menjadi Homann dan pada saat Indonesia merdeka menjadi Savoy Homann yang mana Savoy adalah Megah dan Homann adalah nama pemilik hotel tersebut. Sehingga, digabungkan yang berarti Hotel savoy yang megah. Tapi, Hotel ini memiliki kemiripan dengan Gedung Denis yang saat ini adalah Gedung BJB disebabkan memiliki Arsitektur yang sama yaitu Albert Albers.

0 Komentar