Artinya: Semua teologi politik seharusnya menjadi teologi politik rakyat dan teologi politik tentang rakyat. Pada temu-temu tertentu, manusia Cirebon-Dermayon kerap menjelma sebagai terub nagari (pelindung negara). Hal ini bisa terdekonstruksi melalui pengusiran Portugis dari Sunda Kelapa yang di ganti menjadi Jayakarta (Fathan Mubina) oleh Fathillah Khan.
Kini kidung bhumi segandu sayup-sayup terdengar kembali dalam pekat malam berbintang, mengingatkanku akan do’a emak setalah shalat malam “Mugia sira besuk uripe mulia cung, derajate sing duwur, keceluk lan manfaat, kanggo wong sejagat buana.”(Semoga kelak hidupmu mulia nak, punya derajat yang tinggi, menjadi orang terkenal dan bermanfaat bagi manusia sedunia). (*)
