CARUBAN NAGARI-Media sosial kembali dihebohkan dengan penampakan hantu kuyang. Foto tersebut sebenarnya sudah sejak 2019, tapi kembali dibagikan akun Twitter @fikaaa_cha. Ada dua foto yang dia unggah, keduanya sangat menakutkan.
“Kuyang itu ada yang bilang mitos berarti anda belum pernah ketemu,” demikian tulis akun twitter tersebut, dikutip carubannagari.radarcirebon.com, Jumat (5/1).
https://twitter.com/fikaaa_cha/status/1356842072448270336?s=20
Lantas apa sih hantu kuyang itu? Dalam mitosnya, kuyang adalah nama hantu yang melegenda di Pulau Kalimantan. Biasanya berwujud wanita. Ia bisa melepas kepala dari bagian tubuhnya dan terbang bersama organ tubuhnya seperti jantung, hati, usus dan ginjal. Apabila kuyang terbang di malam hari, biasa ada semacam cahaya merah atau api kecil yang mengikutinya.
Baca Juga:Pasca Ambles, Angkutan Berat Dilarang Lintasi Jembatan Rembun Hingga Bulan MaretPerang Media, Pemerintah Komunis China Tuduh BBC Dapat Informasi dari Intelijen
Kuyang merupakan manusia biasa yang pada siang hari membaur dengan lingkungannya. Tetapi, ia akan bergentayangan ketika malam hari dengan membawa kepalanya saja.
Seperti dilansir dari buku Kumpulan Kisah Nyata Hantu di 13 Kota karya Argo Wikanjati, kuyang adalah manusia hantu yang suka menghisap darah bekas seorang ibu melahirkan, bahkan suka menghisap darah bayi yang baru dilahirkan.
Kuyang memiliki dua taring di kiri dan kanan mulutnya. Biasanya, kuyang mencari mangsa pada malam hari. Dan untuk mengelabuhi korbannya, sewaktu-waktu kuyang bisa berubah menjadi seekor burung atau kucing.
Kuyang biasa mendatangi seorang perempuan yang hail besar dan mengusap perutnya. Kuyang berasal dari manusia hidup yang bisa berubah menjadi makhluk penghisap darah.
Dalam buku itu disebutkan, orang Banjar mencirikan kuyang sebagai seorang perempuan berambut panjang yang saat berjalan di malam hari selalu menutupi bekas guratan di lehernya atau menutupi bagian kepala dengan kain, supaya tidak kepanasan terkena sengatan matahari.
Orang Banjar juga yakin bahwa kuyang takut dengan bawang merah, terlebih dengan bawang merah tunggal. Selain itu, makhluk jadi-jadian ini juga takut dengan cermin, sisir, pisau dan rumput jariangau.
Untuk menghindari gangguan kuyang, orang-orang sering meletakkan benda-benda tersebut di dekat seorang ibu yang baru melahirkan atau bayi yang baru dilahirkan.
