Disinilah Kuburan Abu Jahal Mirip ‘Lubang Buaya’, Angker

Jepretan Layar 2021 02 27 pukul 22.08.09
Makam Abu Jahal (Foto: Youtube/Bung Hasibuan)
0 Komentar

“Wahai paman, apakah paman mengenal Abu Jahal?” tanya pemuda penduduk asli Madinah itu, seperti dikutip dalam Ringkasan Shahih Muslim tulisan M Nashiruddin al-Albani.

“Ya, kenal. Tetapi, ada keperluan apa kamu dengannya?” tanya Abdurrahman bin Auf.

“Saya mendengar Abu Jahal selalu memaki-maki Rasulullah SAW selama di Makkah. Demi Allah yang menguasai diriku; kalau saya melihatnya (Abu Jahal), tidak akan berpisah sebelum salah satu dari kami mati terlebih dahulu!” tegas pemuda itu yang belakangan diketahui bernama Mu’adz bin Afra.

Baca Juga:Terungkap Istri Prabu Siliwangi, Carita Ratu Pakuan Sebut 56 Nama dan Asal-usulnyaKisah Penobatan Prabu Siliwangi Raja Pajajaran Terjadi Gempa Bumi, Begini Isi Lontar Sangara Bumi

Abdurrahman bin Auf sangat terkesan dengan kata-kata pemuda itu. Belum lagi hilang rasa takjubnya, tidak lama berselang, datang pemuda lainnya yang juga dari Anshar. Pemuda ini ternyata adik Mu’adz, yakni Mu’awwidz bin Afra.

“Wahai paman, apakah paman tahu Abu Jahal?” pertanyaan yang sama disampaikan kepada Abdurrahman bin Auf.

“Ya, dan apa keperluanmu dengannya?”

“Saya mendengar Abu Jahal selalu bersikap keras terhadap Rasulullah SAW di Makkah. Demi Allah, saya ingin membunuhnya,” jawab sang adik usia 15 tahun itu.

Di kejauhan Abdurrahman melihat sosok Abu Jahal. “Itu Abu Jahal!” seru Abdurrahman bin Auf sambil menunjuk orang yang dimaksud.

Kala itu, Abu Jahal sendiri sudah menyadari bahwa dirinya akan menjadi sasaran utama kaum muslimin. Itu sebabnya ia dijaga ketat pasukan kafir Quraisy. Tatkala dua pemuda itu melesat maju bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya, Abu Jahal dilindungi 10 lapis pasukan bersenjatakan lengkap.

Pemuda 15 tahun, Mu’awwidz, menerjang pasukan musyrikin itu untuk dapat menebas Abu Jahal. Pedangnya sukses melukai paha Abu Jahal dengan sayatan yang dalam. Hanya saja, Mu’awwidz syahid sebelum berhasil membunuh Abu Jahal. Selanjutnya, Mu’adz bin Afra juga melukai kaki sebelah Abu Jahal, sebelum dirinya juga syahid.

Tubuh Abu Jahal limbung dan akhirnya tersungkur ke tanah. Darah mengucur deras. Pada saat itu Ibnu Mas’ud mendekati dengan pedang terhunus. Ia berdiri di tengah tubuh Abu Jahal yang dipenuhi luka-luka.

Baca Juga:Doa Iwan Fals untuk Polwan Cantik Iptu Rita Yuliana: Moga gak Rusak Kena SabuPrabu Siliwangi Miliki 151 Istri, Kenapa Nyi Subang Larang Dibuang?

Saat Ibnu Mas’ud hendak memenggal lehernya, Abu Jahal memberi isyarat dengan matanya seperti ingin mengucapkan sesuatu. Kemudian Ibnu Mas’ud menahan pedangnya dan mendekatkan telinganya ke mulut Abu Jahal. Ibu Mas’ud mengira Abu Jahal akan bersyahadat. Nyatanya tidak begitu.

0 Komentar