CARUBAN NAGARI-Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Nicho Silalahi menyebut, peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 masih terdapat beberapa misteri yang belum dapat dipecahkan hingga saat ini.
“Dengan ditemukannya serpihan justru aemangkin membuat naluri liar ku berpikir jauh, benarkah kapal selam itu (KRI Nanggala 402) tenggelam atau sengaja ditenggelamkan oleh kapal lain?,” ujar Nicho Silalahi yang dikutip carubannagari.radarcirebon.com dari akun Twitternya, @Nicho_Silalahi, Minggu 25 April 2021.
https://twitter.com/Nicho_Silalahi/status/1385906447234387971?s=20
Pertanyaannya tersebut ternyata sudah mulai terjawab dengan ditemukannya jejak-jejak keberadaan KRI Nanggala 402 di mulai dari retakan torpedo hingga alat salat.
Baca Juga:Adakah Hubungan Tenggelamnya KRI Nanggala 402 dengan Keberadaan Kapal Selam Emeraude Perancis?Wali Berandal Tanah Jawa
Dari hasil temuan tersebut, Nicho Silalahi berasumsi bahwa peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 ada hubungannya dengan memanasnya konflik di Laut Natuna Utara.
“Masih ingat penemuan drone laut beberapa waktu lalu ? Bukankah saat ini laut Cina Selatan semangkin memanas?,” lanjut Nicho Silalahi.
Kemudian pertanyaannya tersebut sudah mulai terjawab dengan pernyataan yang menyebut keberadaan sinyal tempur yang sempat dikirim oleh KRI Nanggala 402.
Maka dari itu, Nicho Silalahi menganggap bahwa pada saat itu KRI Nanggala 402 tidak dalam keadaan blackout.
Setelah melihat fenomena tersebut, Nicho Silalahi menduga, KRI Nanggala 402 sempat memergoki kapal selam dari negara lain.
“Jika begini mangkin liar lagi pikiranku. Apa mereka memergoki ada kapal selam pihak lain ? Apa latihan tembak torpedo itu cuma sebatas alibi untuk menutupi malu doank ?,” kata Nicho Silalahi.
Oleh karena itu, Nicho Silalahi berharap kepada pemerintah agar dapat segera menemukan rekaman percakapan antara kru KRI Nanggala 402 dengan pusat komando.
Baca Juga:Kapal Selam Nanggala 402 Diprediksi Berada di Kedalaman yang Setara dengan Gedung Tertinggi di Dunia Burj KhalifaNegara Maritim Tapi Impor Ikan
“Semoga rekaman percakapan antara KS dengan pusat komando diungkap ke publik, sebab sangat janggal bagiku,” pungkas Nicho Silalahi.
https://twitter.com/Nicho_Silalahi/status/1386154661162340355?s=20
Sebagai informasi, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyebut, KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak di Laut Bali pada saat sedang melakukan uji tembak torpedo.
Menurut Yudo, sebelum hilang kontak, KRI Nanggala 402 sempat mengirim sinyal tempur.
Dengan adanya sinyal tersebut, Yudo menegaskan bahwa KRI Nanggala 402 tidak mengalami blackout.
