Kerajaan Sunda dalam Catatan China dan Jepang

3484
Ukiran Padma pada Prasasti Pasir Muara
0 Komentar

Menurut Chinese Language Center.

  1. sàn adalah untuk berpencar; putus (pertemuan dll); untuk membubarkan; untuk menyebarkan; untuk menghilangkan; untuk memecat
  2. chǎng adalah tempat besar yang digunakan untuk tujuan tertentu; tahap; adegan (dari sebuah drama); mengukur kata untuk kegiatan olahraga atau rekreasi; mengukur kata untuk jumlah ujian

Jika menurut bahasa Mandarin bahwa San artinya membubarkan/menceraiberaikan dan tang artinya dinasti tang dari Tiongkok. Mungkin bisa tersambung dengan cerita rakyat bahwa ‘tokoh kian Santang’ diceritakan sejak zaman Tarumanagara sebagai epik kepahlawanan. Bahwa Kian Santang adalah sosok pengusir (menceraiberaikan) pasukan Kaisar Tang dari Tiongkok. Masuk akal dari asal-usul bahasa, tetapi tidak ditemukan rujukan bahwa zaman Dinasti Tang pernah melakukan invasi militer ke tanah Jawa.

Referensi

  1. “Cariosan Prabu Siliwangi”. versi digital Published by revikuswara, 2020-01-06. liphtml5.com Diakses 30 Agustus 2020. 
  2. National Geographic.grid.id “Menyingkap Simbol Teratai Di Klenteng” 18 Juli 2014 Diakses 30 Agustus 2020. 
  3. “Dinasti Tang (618-907)”. kumparan.com Diakses 30 Agustus 2020.
  4. Ekadjati,  Edi  S.,  1985. “Naskah  Sunda  Lama  Kelompok  Badad”.  Jakarta:  Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
  5. ___________,    1985. “Pendekatan  Sejarah  Atas  Peninggalan-peninggalan Tertulis  Tentang  Prabu  Siliwangi”dalam  Seminar  Sejarah  dan  Tradisi Tentang Prabu Siliwangi. Bandung: 20-24 Maret.
  6. ___________,1988. “Naskah  Sunda:  Inventarisasi  dan  Pencatatan”. Bandung: Universitas Padjadjaran
  7. Koswara, Dedi. “Buku Bahan Perkuliahan Sastra Buhun: Intrepretasi Semiotik WKS”. pdf. Bandung: Fakutas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI. Diakses 8 Agustus 2020.
  8. wikipedia.org “Kertawarman” Diakses 30 Agustus 2020.
  9. Kawabata , Miki. 2011. “(Re)locating Identities in the Ancestral Homeland: The Complexities of Belonging among the Migrants from Peru in Okinawa”. Disertasi Doktoral Department of Anthropology and Sociology School of Oriental and African Studies University of London. London: SOAS University of London. core.ac.uk Diakses 26 Agustus 2020. 
  10. Bangen, Kian nyūdō (1566-1653). 2009. “Kian Nikki: Okinawagaku kenkyū shiryō; 6.” Okinawa-ken Ginowan-shi: Yōju Shorin, 2009. 
  11. Marzuki, Surlina dkk. 1992/1993. “Wawacan Perbu Kean Santang”. Jakarta: Direktorat Jenderal dan Nilai Tradisional Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara – Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  12. “Mbah Kuwu Sangkan Ternyata Miliki Lima Nama” fajarsatu.com 09/12/2019 Diakses 30 Agustus 2020.
  13. “sàn chǎng”, ApproaChinese. Diakses 30 Agustus 2020. 
  14. “sànchǎng” Chinese Language Center – yellowbridge.com Diakses 30 Agustus 2020.
  15. Suhaebah, Ebah. 2006. “Satria Tanpa Tanding”. Cetakan ke-2 Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah. 
  16. Su-il, Jeong. 2016. “The Silk Road Encyclopedia”. Printed in the Republic of Korea. Library of Congress Control Number: 2016936870
  17. Sumardi, Jakob. 2001. “Fokus: Kraton Sunda dalam Pantun”. Bandung: Pikiran Rakyat, 18 Maret 2001 hal 4 
0 Komentar