Kerajaan Sunda dalam Catatan China dan Jepang

3484
Ukiran Padma pada Prasasti Pasir Muara
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Kata Sunda tercatat dalam kronik Cina sejak abad ke-13 dalam naskah tulisan Chaujuka (Zhao Ru Gua)—Zhu Fan Zhi (Catatan dari Negri Asing) 1225—dengan sebutan ‘Xintuo’ Sint’o. Naskah itu menunjukkan hubungan dagang dan diplomatik Sunda-Cina sudah tercatat dalam kronik Cina, sebelum naskah Sunda mencatatnya.Sunda dalam naskah Cina digambarkan sebagai kerajaan makmur dengan hasil bumi berupa lada, semangka, tebu, labu botol, kacang-kacangan, dan terung. Chaujuka—pengawas perdagangan maritim di Quanzhou—menulis, di Sunda jarang terdapat pedagang asing. Nama Sunda pada naskah Cina kuno berikutnya menempel pada penggambaran Jawa dengan nama ‘Sun La’ dalam kronik Cina bertarikh 1339 berjudul Daoyi Zhilue (Catatan Singkat dari Negeri Asing) karya Wang Dayuan. Naskah Cina Ming Shi bagian Cheng He Zhuan (Kitab Sejarah Dinasti Ming bab kisah perjalanan Cheng Ho) sezaman dengan Siksa Kandang Karesian. Nama Sunda tercatat dengan kata ‘Sun La’. Demikian pula nama Sunda tercatat dalam naskah Cina Xiyang Chaogong Dianlu (Catatan Pemberian Tribut dari Asia Tenggara) dengan kata ‘Xun Ta’.

Baca: Selusur Nama Santang dan Sancang

Berdasarkan beberapa artikel yang penulis buat sebelumnya, terdapat indikasi kuat bahwa keagamaan Kerajaan Pajajaran terdapat anasir ajaran Buddhisme (Agama Buddha) disamping pengaruh ajaran lama yakni Jati Sunda (Sunda wiwitan) dan Hindu. Contohnya dalam prasasti Kebantenan dan naskah-naskah Sunda kuno menyebut ‘Wiku’ untuk para pemimpin tertinggi kegamaan. Kata Wiku ini berasal dari kata Biku/Bikhu/Biksu yang kita ketahui sebagai pemimpin agama Buddha. Juga memasukan panteon Hindu yaitu nama-nama dewa Hindu dalam kesusastraan Sunda Kuno disamping keberadaan sosok ‘ibu ilahiah’ Sunan Ambu dan sosok tertinggi “Hiyang”. Prasasti Pasir Muara dengan jelas terdapat ukiranbunga teratai yang disebut Padma.

Bagi masyarakat Tiongkok, bunga teratai merupakan ikon Buddhisme yang diagungkan. Ia pun menjadi simbol dari kesucian dan kemurnian. Tak hanya menjadi ikon ajaran Buddha, bunga teratai juga menjadi ikon ajaran Taoisme. Dan beberapa naskah Sunda Kuno sering menyebutkan China atau Tiongkok. Pun demikian dalam kronik China terdapat naskah adanya hubungan Tingkok semenjak Kerajaan Salakanagara, Tarumanagara dan Kerajaan Sunda (Pajajaran). Juga kronik penjelajah Portugis seperti Tome Pires dan J De Baros melaporkan adanya orang-orang Tiongkok dan Ryukyu (Jepang) yang melakukan perdagangan di Pelabuhan Sunda Kelapa pada awal abad ke-16.

0 Komentar