CARUBAN NAGARI-Sejumlah media menurunkan tulisan dengan tajuk Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad. Hal itu terlihat pada tabloid Inggris, seperti The Daily Mail dan The Daily Express. Al Ousboue, surat kabar Maroko, pada Maret 2018 juga menurunkan tulisan soal ini. Begitu juga dengan beberapa media di Timur Tengah.
Di media sosial, kabar bahwa Ratu Elizabeth II punya hubungan darah dengan Nabi Muhammad kemudian menjadi viral hingga saat ini. Kalau berita itu benar, berarti Ratu Elizabeth adalah sepupu raja-raja Maroko dan Yordania. Tapi benarkah?
Majalah Tempo edisi 29 April 2018 menurunkan tulisan untuk menjawab pertanyaan di atas dengan mengutip sejumlah artikel. Berikut tulisan Tempo.
Baca Juga:Pasangan Bucin Tak Sengaja Potret Penampakan dari Kejauhan, Hasilnya Bikin CemasKisah Ustadzah Taslimah Wafat Saat Pimpin Tahlil Rutin di Masjid Albarkah KH Abdullah Syafiie, Ini Surat dan Ayat yang Dibacanya
Memang, dugaan hubungan antara raja-raja Inggris dan Nabi Muhammad sudah lama muncul dan dibahas para sejarawan.
Abdelhamid al-Aouni, sejarawan Maroko yang juga penulis artikel di Al Ousboue, melacak kembali pohon keluarga sang Ratu dan menemukan bahwa darah biru Elizabeth II diturunkan dari Earl of Cambridge pada abad ke-14, melintasi kaum muslim Spanyol di Abad Pertengahan, hingga berhulu ke Fatimah, putri Nabi Muhammad.
“Ini membangun jembatan antara dua agama dan dua kerajaan,” kata Al-Aouni, seperti dikutip Newsweek.
Mantan Mufti Agung Mesir, Ali Gomaa, juga pernah meneguhkan ini. “Seseorang, yang berasal dari Bani Hasyim (keluarga Nabi), ditangkap di Inggris dan dipaksa masuk Kristen. Konon dia adalah nenek moyang Ratu Elizabeth II,” ujar Gomaa dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta Mesir yang diasuhnya, CBC, pada 2015.
“Menyangkal kenyataan dan sejarah tidak akan mengarah pada pemikiran yang baik,” kata ulama 66 tahun itu. Di laman Facebooknya, Gomaa memajang senarai pranala ke buku-buku mengenai hal ini. Salah satunya temuan Harold B. Brooks-Baker, ahli silsilah raja-raja Inggris, pada 1986.
Nenek Moyang Ratu Elizabeth II dan Al-Mutamid Ibn Abbad, Raja Sevilla, Sumber: Gulf News
Brooks-Baker adalah Direktur Burke’s Peerage Foundation, yayasan Inggris yang khusus meneliti dan mempublikasikan catatan silsilah ningrat Inggris. Buku-buku Burke’s Peerage dianggap otoritatif dalam memetakan asal-usul para ningrat Eropa.
