Stadion yang juga menjadi kandang klub medioker milik Pemerintah Kabupaten Malang, Persekam Metro FC ini pun sempat menjadi saksi betapa luar biasanya Aremania dalam mendukung klub kebanggaannya Arema.
Beberapa kali aksi pengibaran bendera raksasa berlogo Arema, termasuk aksi kolosal One Incredible Blue (OIB) pada musim 2014, hingga One Soul One Nation yang baru saja kita lewatkan pada 17 Januari 2016 lalu.
Lapangan Sepak Bola Berstandar Nasional
Stadion ini merupakan lapangan sepak bola berstandar nasional, dengan dilengkapi lintasan atletik dan tribun penonton berkapasitas lebih dari 40.000 orang.
Baca Juga:Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Anak di Cirebon, Muncikari Asal Majalengka Ditangkap2 Korban Prostitusi Anak Berstatus Pelajar SMK di Kota Wali Cirebon
Kanjuruhan juga difasilitasi dengan 28 unit toilet di tribun ekonomi dan 18 unit toilet di gedung Stadion.
Sistem lampu sorot (flood-light) dengan daya lampu terpasang sebesar 320 kiloWatt, dengan kuat penerangan rata-rata sebesar 1200 lux (sesuai standar FIFA) siap mengakomodasi pertandingan atau kegiatan skala besar yang diselenggarakan pada malam hari.
Ada juga sebuah videotron yang digunakan sebagai papan skor elektronis dan penunjuk waktu pertandingan.
Stadion Angker
Kanjuruhan juga sempat dijuluki sebagai stadion yang “angker” lantaran ditinggal para “penghuninya” di ISL musim 2011-2012, kala terjadi dualisme klub Arema.
Stadion berkapasitas 45 ribu itu hanya terisi tak lebih dari seribu orang saja di tiap laga yang dilakoni Arema selama putaran pertama. Lambat laun, di putaran kedua, stadion ini kembali penuh oleh lautan biru Aremania.
Penambahan Tribun Berdiri
Pada awal musim 2014, stadion ini mengalami penambahan satu tribun, yakni tribun berdiri.
Penambahan tribun ini praktis menambah kapasitas stadion menjadi benar-benar mencapai 45 ribu penonton. Ketua Panpel Arema, Abdul Haris menyatakan jika penambahan tribun ini dimaksudkan untuk mengantisipasi membludaknya Aremania pada laga-laga tertentu bertajuk big-match.
Tempat Rekreasi
Baca Juga:Melihat Potret Desa yang Dikunjungi Charles Olke van der Plas di IndramayuTahukah Anda Hotel Cheribon? Termewah di Zamannya
Stadion Kanjuruhan juga memiliki tempat rekreasi bagi keluarga yang berupa kolam renang anak dengan kedalaman rata-rata 60 cm dengan target pengunjung keluarga yang mempunyai balita dan anak usia PAUD sampai dengan taman kanak-kanak.Ada pula Taman Lalu Lintas sebagai sarana edukasi keselamatan transportasi bagi anak usia Taman Kanak-kanak dan Sekolah dasar.
Di dalam stadion Kanjuruhan juga terdapat beberapa fasilitas yang dapat menunjang kegiatan olahraga, seperti bench pemain, ruang konferensi pers, mushola, dan ruang ganti pemain. (*)
