Syaikh Tambuh Aly bin Syaikh Baqir Meruqyah Tanah Jawa

IMG 0375 11zon
Petilasan Syekh Subakir
0 Komentar

Keadaan tersebut sesuai dengan gambaran dalam Kitab Musarar, Tanah Jawa sebelumnya adalah sebuah kepulauan yang liar dan dipenuhi hutan belantara. Seperti yang terdapat pada Pupuh Asmaradana nomor 26 sebagai berikut:

“Ada cerita yang tertulis untuk tanah Jawa, dari Arab asalnya. Sejarah di pulau Jawa, waktu masih berupa hutan. Keadaan hutan selalu gelap gulita dan sepi, serta berserakan daun asam.”

Sebelum menerima pengaruh dari kebudayaan dan agama Hindu, suku Jawa mempunyai kepercayaan animisme dan dinamisme. Yaitu memuja roh nenek moyang serta percaya pada adanya kekuatan gaib atau daya magis yang terdapat pada benda, tumbuh-tumbuhan, binatang, dan pada objek di sekeliling mereka yang dianggap sakral. Kepercayaan dan pemujaan tersebut, belum termanifestasikan dalam bentuk agama secara nyata dan sadar.

Baca Juga:Kisah Sultan Al-Ghabbah: Kirim Ribuan Keluarga Muslim untuk Menghuni Pulau Jawa Berakhir Tragis hingga Mengutus Syekh Tambuh Aly bin Syekh BaqirSyarif Syam Berambut Panjang hingga Menyentuh Tanah Anak Angkat Ki Gede Karangkendal yang Jarang Disebutkan dalam Babad

Tanah Jawa pada masa itu digambarkan banyak dihuni oleh jin dan setan karena kebanyakan kawasan di Tanah Jawa pada masa ini masih ditutupi hutan belantara. Hal ini juga terangkum di dalam Pupuh II Sinom nomor 1 yaitu:

“Awal mula yang diceritakan, disaat keko-songan tanah Jawa. Masih berupa hutan berbahaya. Isinya hanya hantu, peri, dan jin, serta segala makhluk halus, seperti dewarak-sasa dan banaspati, ilu-ilu, serta jeram-bangan”.

Oleh karena itu, kepulauan Jawa dianggap angker dan telah banyak utusan yang dihantar oleh Raja Rum untuk menyebarkan Islam di tanah Jawa gagal karena keangkeran tanah Jawa pada masa itu. Dikabarkan, banyak utusan yang mati dibunuh oleh jin dan setan karena mereka tidak menerima apa yang dibawa oleh utusan-utusan itu. Hal ini membuat Raja Rum mengambil keputusan untuk mengutus Syaikh Subakir yang dikenali dengan keahliannya dalam meruqyah sebuah daerah yang dikenal angker.

Tokoh yang Berperan Meruqyah Tanah Jawa pada Abad ke-13 M

Nama asli Raja Rum adalah Sultan Muhammad I. Beliau menyukai syair, adab, dan seni. Sultan Muhammad I merupakan salah satu Sultan Utsmani yang memiliki kemasyhuran yang tinggi dari pada sultan lainnya. Karena jiwanya yang memiliki kemanusiaan tinggi, maka Syaikh Subakir diutus ke tanah Jawa bersama-sama dengan Walisongo generasi pertama, oleh Sultan Muhammad I. Keberangkatannya ke tanah Jawa untuk misi mulia yakni berdakwah di pulau Jawa.

0 Komentar