Saat ini, ujar Ridwan Kamil, ada tiga lokasi yang diusulkan. Yakni Tegalluar di Kabupaten Bandung, Walini Kabupaten Bandung Barat serta di sekitar wilayah Rebana (Cirebon, Patimban, Majalengka).
“Ada di Tegalluar, Walini atau Rebana. Terbuka sebenarnya, tapi sementara tiga tempat itu, Indikatornya, semua kemungkinan butuh kajian, minim resiko, aksesibilitas, tingkat ekonomi, ketersediaan air, dan lain-lain,” jelas Ridwan Kamil.
Hanya saja dari tiga tempat itu, Tegalluar tampaknya paling kuat nominasinya. Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mendukung Tegalluar sebagai Ibukota Jabar.
Baca Juga:Teliti Penyitaan Aset Hasil Korupsi, Yanto Irianto Gelar Doktor Ilmu HukumMajalengka: 19 Kecamatan Rawan Longsor dan Pergerakan Tanah
“Tegalluar menjadi satu opsi yang besar kemungkinannya menjadi Ibukota Jabar,” kata Dwiyana, Kamis, 13 Oktober 2022.
Dengan semakin jelasnya pembangunan KCIC Bandung – Jakarta, membuat Tegalluar yang paling memungkinkan.
“Bocoran dari pak gubernur di sini (Tegalluar) paling besar peluangnya,” kata Dwiyana. (*)
