CARUBAN NAGARI-Wacana bakal pindahnya Ibukota Provinsi Jawa Barat (Jabar) makin menguat seiring bakal selesainya pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung.
Ada tiga tempat yang telah dianalisis bakal menjadi Ibukota Jabar. Semua berkaitan dengan pembangunan infrastruktur raksasa yang akan menjadi penopangnya.
Terakhir, bakal rampungnya pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung, telah memperkuat kandidasi sebuah tempat yang bakal diproyeksikan sebagai Ibukota Jabar pengganti kota Bandung.
Baca Juga:Teliti Penyitaan Aset Hasil Korupsi, Yanto Irianto Gelar Doktor Ilmu HukumMajalengka: 19 Kecamatan Rawan Longsor dan Pergerakan Tanah
Kunjungan Presiden Jokowi belum lama ini di salah satu titik stasiun induk dari Kereta Cepat Indonesia – China (KCIC), makin mempertebal rencana pemindahan Ibukota Jabar tersebut.
Presiden Jokowi belum lama ini berkunjung ke Stasiun Induk KICIC di Tegalluar, salah wilayah di Kabupaten Bandung.
Keberadaan Stasiun Induk KCIC membuat Tegalluar menjadi calon kuat yang akan diproyeksikan sebagai Ibukota Jabar.
Hingga kini, sejak munculnya wacana pemindahan Ibukota Jabar dari Kota Bandung pada tiga tahun lalu, telah disebut-sebut tiga tempat yang menjadi kandidat kuatnya.
Pertama adalah Tegalluar yang menjadi titik keberadaan Stasiun Induk KCIC Bandung – Jakarta atau Jakarta – Bandung.
Sesuai perencanaan, fasilitas pendukung juga bakal dibangun di sekitar Stasiun Induk KCIC bandung – Jakarta.
Hal ini memungkinkan Tegalluar sebagai kandidat terkuat calon pengganti Kota Bandung sebagai Ibukota Jabar yang baru.
Baca Juga:IDAI: Gangguan Ginjal Akut Misterius 192 Kasus di 20 ProvinsiAncaman Daratan Bakal Tenggelam di Pesisir Pantura Jawa Barat
Selain Tegalluar, ada Walini di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Walini juga menjadi wilayah pengembangan kota yang cukup progresif.
Hanya saja, karena jauh dari fasilitas interkoneksi antar kota besar, terutama Jakarta, kandidasi Walini tidak sekuat Tegalluar.
Berikutnya ialah kawasan Rebana. Sebuah kawasan pengembangan ekonomi di luar wilayah Bandung, lokasinya berada diantara Kota Cirebon, Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban di pantai utara (pantura) Subang.
Rebana termasuk kandidasi yang cukup kuat. Rebana bahkan menghubungkan infrastruktur penting seperti Bandara Internasional Kertajati di Majalengka dengan Pelabuhan Internasional Patimban di Subang.
Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan tiga titik yang masuk kandidasi calon Ibukota Jabar. Ia mengungkapkan, Kota Bandung sudah saatnya diproyeksikan sebagai kota wisata dan budaya.
“Secara fisik daya dukungnya sudah terlalu berat. Satu-satunya, Ibukota Jabar harus dipindah dari Kota bandung,” tutur Ridwan Kamil yang juga ahli planologi tersebut.
