CARUBAN NAGARI- Google Doodle memperlihatkan potongan tempe dan kalau diklik disebutkan “Merayakan Tempe Mendoan”. Merayakan di tengah pedagang tempe dan tahu mogok jualan.
Ya, mulai hari ini hingga besok para pedagang tempe dan tahun mogok jualan. Pasalnya harga tahu dan tempe naik terus akibat dari harga kedelai yang meroket.
Google menampilkan doodle tempe mendoan tersebut berkaitan dengan makanan tersebut merupakan bagian ikonik dari masakan Indonesia yang dinyatakan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada hari ini setahun lalu, tepatnya 29 Oktober 2021.
Baca Juga:Jalan Karanggetas Kota Cirebon, Berjejer Toko Emas Ditakuti PejabatPBNU Minta Pemerintah Bikin Regulasi Larangan Penyebaran Paham Wahabi
Dalam tampilan doodle itu terlihat ada seorang wanita bersanggul memegang tampah berisi potongan tempe dan tempe mendoan. Sementara di latar belakang seorang pria sedang menggoreng tempe dan di beberapa bagian doodle terlihat gambar kedelai dan tempe mentah.
Dalam laman resmi Google Doodle, tempe awalnya didokumentasikan pada 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah. Hal itu juga tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa yang ditulis dalam bentuk syair terbitan Tahun 1814.
Sayang hari ini Sabtu dan besok Minggu 30 Oktober 2022 pedagang tempe tahu di Bandung, mogok berjualan.
Harga kedelai yang merupakan bahan baku utama tempe dan tahu masih mengalami kenaikan. Dari yang sebelumnya Rp11.000-Rp12.000 per kg, naik menjadi Rp12.800-Rp13.000 per kg.
Kendati demikian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan, stok kedelai aman dan terkendali. Sehingga, para pengrajin tahu dan tempe tak perlu melakukan aksi mogok produksi.
Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, sebanyak 570 orang pengrajin tahu tempe yang masuk ke Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Kopti) sudah mendapatkan subsidi harga kedelai sebesar Rp1.000 per kg yang dimulai dari bulan April.
“Bulog ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai penyalur untuk subsidi tersebut. Bulan oktober ini sudah tahap kelima,” kata Elly, Jumat (28/10).
Baca Juga:Putra Sunan Kalijaga, Raden Umar Said Ulama Termuda Wali SongoTriwulan Pertama 2023 Anggaran Rp1,5 Milyar, Bakal Hadir Kampung Wisata Arab di Kota Cirebon
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin telah berdiskusi dengan pihak Bulog Cabang Bandung dan pengurus Kopti Kota Bandung semasa aksi mogok pertama yang tidak jadi dilaksanakan.
