Penguatan Nilai Budaya Lokal, Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Kongres Bahasa dan Riksa Budaya

IMG 20221125 WA0055
Konferensi Pers Riksa Budaya dan Kongres Bahasa
0 Komentar

“Budaya itu bukan hanya kesenian, tetapi budaya itu seluruh aspek kehidupan kita yang kemudian nanti berkonfigurasi menjadi kebudayaan,” sambungnya.

Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menjelaskan Riksa Budaya dan Kongres Bahasa akan diselenggarakan pada hari Sabtu di Gedung Negara Kota Cirebon. Dalam agenda itu, kata Agus, akan menampilkan berbagai penampilan kebudayaan.

“Kami akan menampilkan Rampak Topeng, Tari Junjung Duwuh, 5 Maestro Topeng, dan Wayang Kulit. Untuk 5 Maestro Topeng ini kita beri judul Sang Pewaris, jadi yang ditampilkan para pewaris atau Maestro secara nasab leluhur mereka yang mengembangkan gaya-gaya topeng Cirebon,” ujar Agus.

Baca Juga:Silaturahmi ke Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Sultan Sepuh Aloeda II Beberkan Fakta Sejarah Kraton KasepuhanSultan Sepuh Aloeda II Serahkan Kajian Fakta Sejarah dan Hukum Keraton Kasepuhan ke Wali Kota Cirebon

“Jadi nanti ada penampilan topeng Losari, Gegesik, Palimanan, Slangkit dan Indramayu. Nanti akan kita tampilkan dalam satu momen, mungkin di beberapa kesempatan ada dua atau tiga. Tapi kali ini akan menampilkan 5 topeng sekaligus dalam satu panggung,” sambungnya. (*)

0 Komentar