MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan ke Vihara Dewi Welas Asih, Kota Cirebon, Selasa (16/12). Kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah dengan diserahkannya sertifikat hak milik Vihara Dewi Welas Asih oleh negara melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Vihara Dewi Welas Asih yang berlokasi di Jalan Kantor Nomor 2, Kecamatan Lemahwungkuk, dikenal sebagai klenteng tertua kedua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1595 M, vihara ini telah berusia lebih dari empat abad dan ditetapkan sebagai cagar budaya dengan nilai sejarah tinggi yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kota Cirebon. Berdasarkan catatan sejarah, vihara ini juga disebut pernah menjadi tempat singgah Laksamana Cheng Ho dalam pelayaran besarnya.
Dalam kunjungannya, AHY menyampaikan rasa bahagia dapat kembali bersilaturahmi dengan keluarga besar Yayasan Buddha Metta Cirebon, yang menaungi tiga vihara, yakni Vihara Dewi Welas Asih, Vihara Pancaran Keselamatan, dan Vihara Makin Talang.
Baca Juga:3 Vihara Bersejarah di Kota Cirebon Terima Sertifikat Hak MilikPentingnya Literasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Kecakapan Hidup
“Hari ini menjadi momen yang sangat spesial. Kita bersama-sama menyimak perjalanan sejarah panjang Vihara Dewi Welas Asih yang berdiri sejak tahun 1500-an dan terus dimuliakan oleh umat Buddha serta masyarakat luas,” ujar AHY.
AHY menegaskan, ketiga vihara di bawah naungan Yayasan Buddha Metta kini telah resmi memiliki kepastian hukum atas tanah dan bangunannya. Penyerahan sertifikat tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi umat Buddha dalam menjalankan ibadah, serta bagi pengurus yayasan dalam mengelola rumah ibadah.
“Dengan adanya sertifikat ini, kepastian hukum atas tanah dan bangunan vihara telah terjamin. Semoga membawa ketenangan dan rasa aman bagi umat Buddha serta seluruh pengurus,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPR RI Herman Khaeron, yang mewakili daerah pemilihan Cirebon–Indramayu. AHY menegaskan bahwa pemerintah terus membuka ruang dialog serta mendengarkan aspirasi masyarakat melalui para wakil rakyat di berbagai tingkatan.
Lebih lanjut, AHY menegaskan komitmen pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, kerukunan antarumat beragama, persatuan, dan pluralisme sebagai kekuatan utama bangsa.
