Tan Sri Prof Dr Syed Muhammad Naquib al-Attas, Tokoh Pemikir Peradaban Islam Meninggal Dunia di Usia 95 Tahun

Tan Sri Prof Dr Syed Muhammad Naquib al-Attas
Tan Sri Prof Dr Syed Muhammad Naquib al-Attas
0 Komentar

Selain menulis karya ilmiah, al-Attas juga dikenal sebagai pendiri International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC). Lembaga tersebut didirikan sebagai pusat kajian yang memfokuskan penelitian dan pengembangan pemikiran Islam di tingkat internasional. ISTAC kemudian berkembang menjadi salah satu institusi akademik yang menaruh perhatian pada kajian intelektual Islam dan sejarah peradaban.

Kehadiran lembaga tersebut mempertemukan para akademisi dan peneliti dari berbagai negara yang menaruh perhatian pada kajian peradaban Islam. Berbagai penelitian, diskusi akademik, dan publikasi ilmiah yang dihasilkan melalui institusi tersebut menjadi bagian dari perkembangan studi pemikiran Islam dalam lingkup internasional.

Sepanjang kariernya, Syed Muhammad Naquib al-Attas dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik, termasuk menulis, memberikan kuliah, serta berkontribusi dalam pengembangan konsep pendidikan Islam.

Baca Juga:Kunjungan Bersejarah AHY ke Vihara Dewi Welas Asih Kota Cirebon: Momen Spesial3 Vihara Bersejarah di Kota Cirebon Terima Sertifikat Hak Milik

Sejumlah karya yang ditulisnya membahas tema tentang hubungan ilmu pengetahuan, peradaban, serta peran pendidikan dalam pembentukan masyarakat. Informasi mengenai wafatnya tokoh pemikir ini disampaikan pada hari Ahad di Kuala Lumpur oleh sejumlah media lokal.

Rangkaian prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada keesokan harinya dengan pelaksanaan salat jenazah di Masjid al-Taqwa sebelum dimakamkan di pemakaman Islam Bukit Kiara.

Karya, lembaga, serta kontribusi ilmiah yang ditinggalkan Syed Muhammad Naquib al-Attas tercatat sebagai bagian dari perjalanan intelektual dalam studi pemikiran Islam modern.

0 Komentar