CARUBAN NAGARI-Wilayah Kecamatan Wado bagian selatan yang menjadi akses ke wilayah Kecamatan Garut merupakan wilayah yang memiliki kemiringan lumayan curam di beberapa titik. Akses jalan menuju Malangbong yang berlokasi di daerah Desa Sukajadi merupakan tanjakan yang panjang dan lumayan curam serta ada beberapa belokan. Tanjakan ini dikenal dengan Tanjakan Cae.
Baca: Kecelakaan Maut Sri Padma Kencana di Sumedang, Kapolda Jabar: Jalurnya Bukan untuk Bus
Tanjakan Cae ini jika dilewati dari arah Malangbong menuju Wado, merupakan jalan yang menurun (turunan). Jalan yang melewati punggung Gunung Cakrabuana bagian utara ini, terkenal rawan akan kecelakaan. Jika pengendara kendaraan kurang hati-hati melewati jalan menurun ini, bisa saja mengalami kecelakaan.
Baca Juga:Video: 13 Aparat Keamanan Gabungan TNI-Polri Tampak Kesulitan Tumbangkan Pria Kebal Gangguan Jiwa IniKecelakaan Maut Sri Padma Kencana di Sumedang, Kapolda Jabar: Jalurnya Bukan untuk Bus
Panjang tanjakan/turunan ini mencapai dua kilometer panjangnya, dan masuk ke dalam tiga wilayah desa yang berada di Kecamatan Wado yaitu Desa Cikareo Selatan, Desa Sukajadi dan Desa Cilengkrang dengan urutan dari bawah ke atas. Jika dilalui dari arah Malangbong Garut menuju ke awah Wado, turunan ini umumnya memiliki kontur tanah di sebelah kiri berupa tebing ke bawah, sementara di sebelah kanannya merupakan tebing ke atas.
Sehingga pengendara kendaraan terutama yang melewati tanjakan ini dari arah Malangbong harus berhati-hati. Jangan sampai karena jalanan mulus, memacu kendaraan terlalu cepat. Tanjakan Cae memiliki turunan yang curam dan berkelok-kelok.
Terlepas dari kondisi teknisnya, warga setempat pun banyak yang meyakini bahwa Tanjakan Cae pun angker menyusul banyaknya peristiwa kecelakaan yang memakan korban sejak dulu kala. Bahkan, ada warga yang meyakini bahwa Tanjakan Cae jangan dilintasi saat waktu Magrib tiba mengingat kecelakaan kerap terjadi di waktu tersebut seperti kecelakaan maut yang menimpa bus Sri Padma Kencana itu.
Berdasarkan catatan, ada beberapa kecelakan yang terjadi di Tanjakan Cae ini. Pada tahun 1980-an terjadi kecelakaan yang melibatkan grup kesenian calung waktu itu yaitu Ki Jebrag Group. Mobil truk yang digunakan untuk mengangkut kru dan peralatan kesenian calung milik grup tersebut terguling ke dalam jurang di Tanjakan Cae, hingga Ki Jebrag sendiri, bintang dan pimpinan grup tersebut tewas dalam kecelakaan ini.
