Video Rekaman CCTV Aksi Perampok Berjaket Polisi

202103251224 main.cropped 1616649851
Tangkapan layar CCTV Sebuah aksi percobaan perampokan yang pelakunya mengenakan jaket bertuliskan polisi.(Polsek Denpasar Timur.)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Video rekaman CCTV aksi perampok berjaket polisi viral di media sosial. Polisi kini mengejar pelaku yang beraksi di Denpasar Timur, Bali.

Baca: Rekaman CCTV, Ada Penampakan Hantu Berambut Panjang Wajah Seram Depan Pintu Rumah?

Pelaku yang juga mengenakan helm ini mencoba merampok toko. Dia menodong pisau kepada korban bernama Ni Ketut Indrawati (41). Aksi percobaan perampok pada Senin, 22 Maret ini dicegah pelanggan toko hingga pelaku melarikan diri. 

Baca Juga:Kerangka Manusia Situs Kumitir Era Majapahit, Terungkap Berjenis Kelamin Perempuan Tinggi 141-153 CentimeterIsu Perubahan Iklim, Polusi Bisa Memperkecil Alat Vital Pria

Bali Express ( Jawa Pos Group) saat menyambangi lokasi kejadian, Selasa (23/3), suasana jalan terbentang dari arah barat ke timur terpantau relatif sepi dengan toko yang disantroni rampok sehari sebelumnya, berada di sebelah selatan jalan menghadap ke utara, dan masih beroperasi dengan normal. 

Pemilik toko sekaligus korban, Ketut Indrawati, 41 yang saat itu sedang duduk di meja kasir sebelah kiri pintu masuk toko, mengaku posisi duduknya waktu itu sama persis dengan saat dirinya dirampok.

“Waktu itu saya duduk di kasir ini, saya lihat kok ini ada orang pakai jaket polisi bolak-balik tiga kali di jalan. Mungkin cari alamat. Lalu orang itu masuk lihat-lihat toko sampai ke belakang, waktu ditanya juga ndak jawab. Mau cari apa pak kok ndak ada sopannya. Saya bilang gitu,” tandas Indrawati. 

Waktu itu, toko memang akan segera ditutup dan karyawan sudah ia perbolehkan pulang, sehingga ia sendirian.  Kebetulan di waktu yang hampir bersamaan, datang seorang pembeli diberi tahu oleh Indrawati bahwa ada orang yang tanpa berbicara masuk ke tokonya. 

Selanjutnya orang itu pergi tanpa sepatah kata pun menggunakan sepeda motor Honda Vario, warna hitam tanpa plat nomor kendaraan menuju arah barat. Berselang sekitar 5 menit kemudian orang itu kembali datang, namun kali ini dengan membawa senjata tajam berupa parang. 

“Saya takut sekali waktu itu, dia nodong bawa parang gede sekali sambil minta uang yang ada dilaci, tapi saya ndak kasih. Saya teriak sambil laci ini saya tutupi,” ujarnya sambil terbatuk, karena mengaku dalam kondisi tidak fit.

0 Komentar