Vittoria yang seorang ahli fisika kelautan lalu menyebut karya-karya Galileo yang berawalan huruf D berdasarkan urutan tahun terbitnya, “Dialogo … Discorso … Diagramma.”
“Diagramma della Verita,” kata Langdon. “Diagram kebenaran.”
Langdon dan Vittoria kemudian mendapati naskah itu di ruang arsip dengan label khusus Il Processo Galileano. Semua hal tentang Galileo disimpan di sana. Langdon yang tahu benar sejarah ilmuwan ini tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada koleksi ruangan khusus itu.
Baca Juga:Illuminati, Organisasi Rahasia yang Melahirkan Banyak Teori KonspirasiLatar Belakang Revolusi Prancis 1789: Krisis, Ketimpangan, dan Runtuhnya Monarki
“Kasus hukum paling panjang dan paling mahal dalam sejarah Vatikan. Empat belas tahun dan menghabiskan biaya sebesar 600 juta lira. Semuanya ada di sini,” ujarnya.
Begitulah petunjuk pertama tentang lokasi Gereja Illuminati yang dirahasiakan selama empat abad itu tersingkap. Nikmatilah kisah petualangan Langdon menyingkap organisasi misterius Illuminati berbekal kode samar pada karya Galileo itu dalam novel laris Angels and Demon (2005) anggitan Dan Brown.
Galileo: Hayat dan Karya
Galileo yang disebut-sebut Dan Brown sebagai anggota Illuminati itu tak lain adalah si fisikawan cum astronom Galileo Galilei. Ia adalah putra daerah Toscana, Italia, yang lahir pada 15 Februari 1564. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kota Pisa dan lalu menetap di Kota Firenze, ibu kota Toscana, sejak usia enam.
Pada 1581 Galileo diterima sebagai mahasiswa di Universitas Pisa. Mulanya ia belajar kedokteran, namun kemudian banting setir ke studi matematika. Sayangnya, ia tak menyelesaikan pendidikan universitasnya karena keluarganya bokek. Sejak 1585 Galileo lantas menyambung hidup dengan menjadi guru privat matematika dan filsafat, ulang-alik di Firenze dan Siena.
Peruntungan Galileo mulai membaik pada 1589, kala ia diterima mengajar di Universitas Pisa. Ensiklopedia Britannica menyebut, ia berhasil mendapat jatah kursi dosen di almamaternya itu berkat rekomendasi Guidobaldo del Monte, seorang bangsawan dan ahli mekanika. Di Pisa pula Galileo memulai eksperimen-eksperimennya tentang gerak dan hidrostatistika yang membawanya menjauh dari filsafat alam Aristotelian ke gagasan-gagasan Archimedean.
Gara-gara itu, ia dijauhi kolega-koleganya dan kehilangan kursi dosen pada 1592. Pada masanya, sains memang masih sangat kuat berpegang pada filsafat Aristotelian. Untungnya, ia tak harus berlama-lama menganggur, karena pada tahun itu juga ia direkomendasikan mengajar di Universitas Padua.
