Substansi macam itu terang saja membuat marah Vatikan dan gara-gara itu Galileo benar-benar dibawa ke hadapan pengadilan Inkuisisi.
“Dia didakwa atas tiga tuduhan: melanggar larangan yang ditetapkan pada 1616, mengajarkan teori Copernicus bukan sekadar hipotesis melainkan fakta, dan meyakini teori yang dilarang Gereja. Dalam persidangan pada 1933 ia diputus bersalah atas dua tuduhan pertama,” tulis Great Books.
Galileo lantas dijatuhi hukuman pengucilan—berupa penahanan rumah dan diawasi ketat oleh Inkuisisi. Akhir tahun itu juga ia memilih menjalani masa pengucilannya di kampung halamannya di Firenze.
Baca Juga:Illuminati, Organisasi Rahasia yang Melahirkan Banyak Teori KonspirasiLatar Belakang Revolusi Prancis 1789: Krisis, Ketimpangan, dan Runtuhnya Monarki
Meski demikian di masa-masa hukuman itu Galileo tak berhenti meneliti dan menulis risalahnya. Buku Discorso dalam novel Dan Brown mengacu pada karya terakhir Galileo berjudul Discorso e Dimostrazioni Matematiche, Intorno à Due Nuove Scienze yang diterbitkan di Leiden pada 1638.
Selepas itu Galileo menderita kebutaan hingga ia meninggal pada 8 Januari 1642, tepat hari ini 377 tahun lampau. Jenazahnya lalu dimakamkan di Kapel Santa Croce di Firenze.
