Lokasi Prasasti Huludayeuh Cirebon (dilingkari)
Berdasarkan peta lokasi Prasasti Huludayeuh (yang dilingkari merah) berada di perbatasan Majalengka- Cirebon. Di sisi wilayah Majalengka bagian selatan prasasti Huludayeuh terdapat “Situs Buyut Huludayeuh” berupa makam keramat, Petilasan Prabu Siliwangi, Di sisi wilayah Cirebon terdapat tugu patung Kuya Keramat.
Seperti dibahas sebelumnya bahwa Huludayeuh adalah asal mula dayeuh, maka bukan berarti dilokasi tersebut dayeuhnya. Sementara di sisi barat daya terdapat Situs Buyut Huludayeh. Situs Buyut menunjukkan bahwa yang dimakamkan di sana adalah pendiri kampung. Asal mulanya di lokasi prasasti, lalu makam pendiri dikuburkan di lokasi yang jauh.
Berikut contoh Jabatan pengurus pakuwuan yang dibangun berdasarkan pola pajajaran adalah Buyut, Kuwu, Kliwon (wakil Ki Kuwu), Carik, Raksabumi, Lelugu Desa Mayor (selaku pembantu Reksabumi), Bahu (selaku pembantu umum), Capgawe (pembantu Lelugu Desa), Bekel., Lebe dan Kemit.
Baca Juga:‘Nyusuk Na Pakwan’ Terukir di Prasasti Batu Tulis, Misteri Parit Pertahanan Pakuan Buatan Prabu SiliwangiKonon Diapit 3 Sungai Besar, Dimanakah Lokasi Ibu Kota Pajajaran?
Lalu dimanakah dayeuh-nya? Menurut laporan Amy Retno Galih dalam “Sejarah Desa Sindanghaji Kec. Palasah Kab. Majalengka” memaparkan bahwa desa Sindanghaji terkait Situs Buyut Huludayeuh dan Prasasti Huludayeuh. Sindanghaji sebuah tempat peristirahatan para pengembara terutama pengembara yang bernama Buyut Matanghaji selanjutnya menjadi pemukiman penduduk! Dari waktu ke waktu yang bermukim di Sindanghaji semakin lamasemakin bertambah. Dalam catatan yang merupakan arsip berharga yang disimpan dikantor Desa Sindanghaji wilayah Sindanghaji dalam kepemimpinan Demang Eon mengalami kemajuan yang pesat! .Pusat .emerintahan diberi nama “Dayeuh” yang berarti pusat pemerintahan. Lokasinya antara Dukuh Bak dan Dusun Tegalmerak sekarang! Hal ini diperkuat dengan adanya tempat yang dinamai Sawah Alun. “Alun” artinya lapangan atau lahan yang berada di sekitar pusat pemerintahan. Lokasinya berada sekitar limaratusmeter arah utara dari pusat pemerintahan Desa Sindanghaji saat ini. Bukti lainnya adanya suatu tempat yang dinamai Telar Dayeuh. “Telar” dari kata “tetelar” dalam bahasa Sunda yang artinya “tegalan dayeuh” artinya pusat pemerintahan. Lokasinya sekitar satu kilometer ke arah utara dari sawah alun.
