Mohammad Joesoeph, Pengacara yang Dirikan PKI di Cirebon

af60de91de6c4b05d8edfd8382dab174
Grand Hotel Ribberink di Cirebon, sekitar tahun 1932
0 Komentar

BANYAK orang yang telah mengetahui bagaimana PKI ada dan berkembang di Indonesia. Pada perkembangannya itu banyak hal-hal yang telah terjadi, terutama tindakan-tindakan dari para golongan kiri ini yang berusaha untuk menghancurkan negara Republik Indonesia yang saat itu sudah terbentuk dengan falsafah yang berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sebagaimana yang telah disusun oleh para tokoh negara.

Selama ini yang umum diketahui oleh masyarakat luas mengenai gerakan PKI hanyalah dua peristiwa besar yaitu peristiwa PKI di Madiun tahun 1948 yang dipimpin oleh Muso dan peristiwa G 30 S 1965 dimana peristiwa itu ada sebagian yang berpendapat bahwa PKI-lah yang menjadi dalang dalam peristiwa tersebut.

Disamping kedua peristiwa itu, khususnya ditahun-tahun sebelumnya atau pada masa sebelum periode tersebut banyak orang-orang yang terkadang tidak melihat atau kurang peka terhadap peristiwa-peristiwa PKI lainnya. Contohnya saja peristiwa-peristiwa PKI yang ada didaerah-daerah, seperti pemberontakan-pemberontakan di Cirebon ini yang terkadang kita melupakannya, dan justru tertutupi dengan adanya peristiwa G 30 S, yang sebenarnya para ahli sejarahwan-pun masih meragukan apakah benar G 30 S merupakan sebuah gerakan yang dilakukan oleh PKI atau bukan.

Pembentukan PKI Cirebon

Baca Juga:BTNGC Kuningan Ungkap Kebakaran Hanguskan 138 Hektare Kawasan Hutan Gunung CiremaiPKI Pernah Jadi Partai Berpengaruh di Kota Wali, Raden Slamet Ahmad Prabowo Wali Kota Cirebon Tahun 1960-1965

Pada tanggal 4 November tahun 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat yang memperbolehkan untuk mendirikan suatu partai politik di Indonesia. Dengan adanya maklumat tersebut, banyak bermunculan partai-partai politik baik yang baru dibuat maupun partai politik yang sudah ada sebelum masa pendudukan Jepang. Salah satu partai yang baru lahir tersebut ialah PKI yang berada di bawah pimpinan Mr. Mohammad Joesoeph, yang pada periode sebelumnya yaitu pada tahun 1942 merupakan salah seorang pemimpin Gerindo di Bandung.

Di tempat tinggalnya, yaitu di Cirebon Mr. Mohammad Joesoeph merupakan seorang pengacara atau advokat. Kemudian dalam profesinya tersebut ia bertemu dengan Mr. Suprapto. Hubungan mereka kemudian semakin akrab, dan pada suatu ketika mereka memutuskan untuk bergabung dengan kelompok PKI bawah tanah.

Pada masa pendudukan Jepang Mr. Mohammad Joesoeph pernah memimpin kelompok PKI bawah tanah yang bernama “Joyoboyo”. Kemudian Mr. Mohammad Joesoeph dan Mr.Suprapto bersama-sama membentuk sel-sel PKI di Jakarta. Dan untuk mendapatkan simpati dari rakyat, Mr. Mohammad Joesoeph memanfaatkan profesinya sebagai pengacara dengan memberikan bantuan hukum kepada rakyat. Namun gerakan tersebut diketahui pemerintah, sehingga Mr. Mohammad Joesoeph ditangkap dan ditahan di rumah tahanan Kempeitai Jakarta.

0 Komentar