Latar Belakang Revolusi Prancis 1789: Krisis, Ketimpangan, dan Runtuhnya Monarki

Storming of the Bastille
Storming of the Bastille
0 Komentar

Robespierre salah satu tokoh penting di Revolusi Prancis. Selama 1793-1794, ia mempunyai peran besar sebagai salah satu petinggi Komite Keselamatan Publik, badan yang dibentuk oleh Konvensi Nasional pada 25 Maret 1793 untuk menjalankan pemerintahan darurat selama revolusi.

27-28 Juli 1794

Robespierre dan pemerintahan teror digulingkan. Dia lalu dieksekusi dengan pisau Guillotine pada 28 Juli 1794. Beberapa bulan setelah itu, Komite Keselamatan Publik maupun Konvensi Nasional dibubarkan.

2 November 1795

Mulai 2 November 1795, pemerintahan Republik Prancis dijalankan oleh Direktori (le Directoire) yang merupakan komite dengan 5 anggota. Mereka bekerja dengan diawasi lembaga parlemen.

9 November 1799

Baca Juga:Revolusi Amerika dan Pengaruh Besarnya terhadap Demokrasi DuniaRuntuhnya Kerajaan Sunda, Dari Raja-Raja Bermasalah hingga Tekanan Pesisir Utara Jawa

Pemimpin militer Napoleon Bonaparte menggulingkan pemerintahan Direktori Prancis. Ia kemudian menyatakan diri sebagai konsul pertama alias pemimpin Prancis. Tahun 1804, Napoleon Bonaparte menobatkan dirinya menjadi Kaisar Prancis.

0 Komentar